
Ezekiel Shawn Wondo dan Numa Fathun Nizar saat menerima piala di ajang BIICC 2025 yang digelar di Kuching, Sarawak, Malaysia, Juni lalu. (Istimewa)
JawaPos.com – Prestasi membanggakan baru saja ditorehkan dua pelajar Surabaya di kancah internasional.
Ezekiel Shawn Wondo dan Numa Fathun Nizar, siswa Sekolah Ciputra Surabaya, sukses meraih Medali Emas pada ajang Borneo International Innovation Creativity Competition (BIICC) 2025 yang digelar di Kuching, Sarawak, 26–30 Juni 2025.
Tak hanya itu, mereka juga membawa pulang Platinum Award dan Kenyalang Grand Award, mengungguli ratusan peserta dari berbagai negara yang turut berkompetisi.
Proyek mereka berfokus pada rancangan sistem energi berkelanjutan untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Inovasi ini sekaligus menjawab dua tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) PBB, yakni SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
“Teknologi surya dan angin sudah cukup matang, tapi penerapannya di wilayah berkembang seperti Nusantara masih banyak tantangan,” ujar Numa, Rabu (23/7).
Dalam penelitiannya, mereka mengembangkan model Mixed Integer Linear Programming (MILP) untuk merancang jaringan mikro terbarukan (microgrid) yang optimal, termasuk analisis kelayakan ekonominya.
Model ini memanfaatkan data iradiasi surya dan kecepatan angin (NREL 2020), serta biaya unit panel surya, turbin angin, dan baterai.
“Proyek ini kami harap bisa terus dikembangkan menjadi solusi nyata, khususnya untuk kawasan yang membutuhkan energi bersih dengan biaya terjangkau,” kata Ezekiel.
Dia mengakui bahwa pengalaman di BIICC sangat menantang, karena mereka harus mempresentasikan konsep teknis kepada juri lintas disiplin dan budaya. Untuk itu, kekompakan tim dan komunikasi yang efektif menjadi kunci keberhasilan.
“Kami banyak latihan, termasuk simulasi tanya jawab, agar mampu menjawab pertanyaan kritis dengan percaya diri,” tambahnya.
Sebelum ke BIICC, keduanya sempat meraih Gold dan Grand Award di Indonesia Science Research Competition (ISRC). Namun, BIICC disebut memberi pengalaman lebih luas karena diikuti inovator muda dari berbagai negara.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan kami mendukung transisi energi Indonesia ke arah yang lebih bersih dan berkelanjutan,” timpal Numa.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
