Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 Juni 2025 | 02.35 WIB

Jabatan Sekda Kota Surabaya Kosong, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Seleksi, Janjikan Proses Terbuka dan Transparan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memimpin upacara resepsi Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 di Graha Sawunggaling, Sabtu (31/5). (Pemkot Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memimpin upacara resepsi Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 di Graha Sawunggaling, Sabtu (31/5). (Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya saat ini tengah kosong setelah pejabat sebelumnya, Ikhsan, dilantik sebagai Inspektur Kota.

Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan proses pengisian jabatan strategis ini akan dilakukan secara terbuka dan transparan.

Hal ini disampaikan Eri usai melantik 223 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 di Graha Sawunggaling, Sabtu (31/5).

Menurut Eri, seluruh kepala perangkat daerah (PD) memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi dan mengisi posisi Sekda.

“Karena Sekda sudah lebih dari dua tahun menjabat, maka semua kepala perangkat daerah atau Eselon II harus bisa merasakan menjadi Sekda. Jangan hanya karena loyal dan nyaman, lalu diteruskan. Teman-teman Eselon II juga harus diberi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan manajerialnya,” ujar Eri.

Tokoh yang juga menjabat Ketua Dewan Pengurus APEKSI ini menekankan pentingnya rotasi jabatan sebagai bentuk penyegaran birokrasi. Ia tak ingin pejabat terjebak terlalu lama di satu posisi, yang akhirnya membatasi pengalaman dan kompetensinya.

“Dulu ada yang sampai 10 tahun di posisi yang sama, akhirnya kemampuannya hanya fokus di satu titik. Tapi ketika diminta mengelola unit lain, dia kesulitan. Maka sistem rotasi ini sangat penting,” tegasnya.

Terkait pengisian jabatan Sekda, Eri menyebut panitia seleksi (pansel) akan segera dibentuk. Setelah posisi Sekda terisi, barulah Pemkot membuka seleksi untuk lima kepala perangkat daerah yang saat ini juga kosong.

Ia menargetkan proses pengisian jabatan dimulai secepatnya, bahkan sejak awal pekan depan.

“Insya Allah awal minggu depan kita ajukan izin untuk seleksi. Karena kita ingin cepat, harus ‘gas banter’. Semua punya kesempatan, asal siap dengan tanggung jawabnya,” ucapnya.

Eri juga menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara terbuka. Bahkan tahapan tes nantinya bakal disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Pemkot Surabaya. Hal ini dilakukan demi menjamin transparansi dan akuntabilitas.

“Mau dari luar Pemkot atau dari dalam, silakan daftar. Tapi harus tahu visi misi Kota Surabaya dan paham RPJMD. Saya ingin yang terpilih benar-benar punya kemampuan manajerial dan visi membangun pelayanan publik,” tandasnya.

Dalam pelantikan hari itu, sejumlah pejabat strategis juga dilantik. Di antaranya Ikhsan sebagai Inspektur, Dewi Soeriyawati sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, M Fikser sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Anna Fajriatin sebagai Asisten Administrasi Umum.

Selain itu, beberapa kepala dinas yang turut dilantik adalah R Rachmad Basari (Bapenda), Febrina Kusumawati (Dinkopdag), Achmad Zaini (Satpol PP), Mia Santi Dewi (Dinsos), Agus Hebi Djuniantoro (Disperinaker), Irvan Widyanto (BPBD), dan Tundjung Iswandaru (Bakesbangpol).

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore