Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 November 2023 | 01.30 WIB

Mahasiswi FKH Unair Caroline Angelica Diduga Bunuh Diri, Polisi Ungkap Alasan Penggunaan Gas Helium

EVAKUASI: Jenazah Bernadette Caroline Angelica Harianto dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diotoptis kemarin. - Image

EVAKUASI: Jenazah Bernadette Caroline Angelica Harianto dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diotoptis kemarin.

JawaPos.com - Polisi mengungkap alasan Caroline Angelica, mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair, yang diduga melakukan bunuh diri dengan menggunakan gas helium. Diberitakan sebelumnya, Caroline Angelica ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam mobilnya.

Caroline tewas dalam kondisi kepala terbungkus plastik dan leher dilakban. Pada plastik itu terhubung selang yang menyambung pada tabung gas helium. Dugaan bunuh diri menguat lantaran terdapat dua lembar surat wasiat yang ditujukan untuk keluarganya. Surat wasiat itu sendiri ditemukan di saku celana korban.

Selain itu, barang-barang Caroline Angelica tidak ada yang berantakan sama sekali. "(Di dalam mobil) Nggak ada yang terlihat berantakan," ungkap Kanitreskrim Polsek Waru AKP Ahmad Yani di RS Bhayangkara Polda Jatim, dikutip dari Pojoksatu.id (Jawa Pos Group), Selasa (7/11).

Menurut analisis sementara, alasan korban membungkus kepalanya dengan plastik agar oksigen tak bisa masuk. Selain itu, terkait penggunaan gas helium, melansir dari sejumlah literatur, tujuannya agar korban bisa meninggal dengan tenang.

Sebab, ketika korban menghirup gas helium, senyawa dalam helium bisa menghilangkan kesadaran dengan cepat. "(Bisa jadi) Mengurangi rasa sakit," beber AKP Ahmad Yani.

Meski demikian, penyebab kematian pasti Caroline Angelica masih dalam pendalaman oleh penyidik. Terlebih hasil otopsi korban juga belum keluar. Penyidik masih terbuka dengan adanya kemungkinan lain terkait kematian Caroline, semisal pembunuhan.

"Hasilnya akan menjadi dasar pijakan dalam melakukan pendalaman," jelas AKP Ahmad Yani.

Di sisi lain, AKP Ahmad Yani menuturkan alasan Caroline memilih tempat di area terbuka diduga agar jasadnya mudah ditemukan. "Kemungkinan bisa ditemukan lebih cepat," kata AKP Ahmad Yani.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore