Warga antusias mengikuti SSCT Ngabuburit yang membawa mereka berwisata religi keliling Kota Pahlawan. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com-Program Surabaya Sightseeing and City Tour (SSCT) Ngabuburit yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya kembali mendapat sambutan meriah.
Di pekan pertama Ramadan ini, seluruh kursi yang tersedia selalu terisi penuh oleh warga yang ingin menikmati wisata religi sambil menunggu waktu berbuka.
Rohman, salah satu peserta tur, mengungkapkan kegembiraannya bisa mengikuti program ini.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain mengisi waktu sebelum berbuka, saya juga mendapat wawasan baru tentang sejarah masjid-masjid bersejarah di Surabaya," tuturnya.
Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Surabaya Farah Andita Ramadhani, menjelaskan bahwa SSCT Ngabuburit telah menjadi agenda tahunan selama Ramadan. "Konsepnya tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, hanya saja jadwalnya bergeser ke sore hari dan rute perjalanan diperluas ke beberapa masjid bersejarah di Surabaya," katanya kepada JawaPos.com.
Farah menambahkan, bahwa SSCT Ngabuburit bertujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata religi di Surabaya dengan konsep yang lebih edukatif dan menarik. Dengan tarif Rp10.000 per orang, peserta dapat menikmati perjalanan yang nyaman sekaligus mendapatkan pengalaman wisata yang berbeda selama Ramadan.
"Program ini juga menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengajak tamu atau keluarga berkeliling Surabaya tanpa harus repot menentukan destinasi," imbuhnya.
Tahun ini, jumlah armada yang digunakan bertambah menjadi dua bus dengan kapasitas masing-masing 20–24 orang. Jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mengoperasikan satu bus, peningkatan ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat. Program tersebut tersedia setiap akhir pekan selama Ramadhan, yakni pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.
Setiap hari, rute yang berbeda ditawarkan kepada warga Surabaya. Pada Jumat, perjalanan diarahkan ke Masjid Cheng Hoo, sedangkan pada Sabtu, peserta akan diajak mengunjungi kawasan wisata religi Sunan Ampel. Sementara itu, Minggu diperuntukkan bagi perjalanan ke Masjid Nasional Al-Akbar.
Menurut Kinanti salah satu pemandu SSCT, peserta tidak hanya diajak berkeliling, tetapi juga diberikan informasi mengenai sejarah serta keunikan dari setiap destinasi yang dikunjungi. "Misalnya, saat di Sunan Ampel, mereka bisa belajar lebih dalam tentang sejarah kawasan religi tersebut, sekaligus menikmati berbagai kuliner khas yang tersedia di sekitar area masjid," jelasnya.
Bagi yang ingin mengikuti SSCT Ngabuburit, tiket dapat dibeli secara online melalui situs tiketwisata.surabaya.go.id. Mengingat tingginya minat, masyarakat disarankan untuk melakukan pemesanan lebih awal karena tiket sering kali ludes sebelum hari keberangkatan.
Ke depan, Disbudporapar berencana terus mengembangkan konsep tematik dalam SSCT. Setelah Ramadan, tema perjalanan akan disesuaikan dengan momen tertentu, seperti Hari Kemerdekaan di bulan Agustus atau peringatan Hari Pahlawan pada November.
Dengan konsep yang selalu diperbarui, SSCT diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata yang lebih luas, tidak hanya bagi warga Surabaya, tetapi juga wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Pahlawan. (*)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
