Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2025, 18.55 WIB

Siswa SD Taquma Surabaya Tak Selera Cicipi Menu Makan Bergizi Gratis, Apa Masalahnya?

Siswa kelas 1 B SD Taquma, Abrisyam Zainal tidak menghabiskan sayur di menu Makan Bergizi Gratis hari pertama. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Siswa kelas 1 B SD Taquma, Abrisyam Zainal tidak menghabiskan sayur di menu Makan Bergizi Gratis hari pertama. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

 
 
JawaPos.com - Tiga ribu siswa dari lima sekolah di Surabaya mulai menikmati Makan Bergizi Gratis hari ini, Senin (13/1). Salah satunya adalah SD Taquma, Jalan Jemur Ngawinan Nomor 54, Jemur Wonosari.
 
Dari pantauan JawaPos.com, kotak Makan Bergizi Gratis mulai dibagikan ke siswa SD Taquma sekitar pukul 08.30 WIB. Senyum mereka pun merekah, tak sabar untuk mencicipi menu bergizi.
 
Menu makanan bergizi di SD Taquma cukup lengkap. Dibalut dengan kotak plastik sekali pakai, kotak makan itu berisi nasi ditaburi wijen hitam, ayam kecap, sayur buncis campur wortel dan tahu, semangka, susu UHT 125 mili liter.
 
Namun, menu makanan yang disajikan pada pelaksanaan Makan Bergizi Gratis kali ini belum cukup menggugah selera. Tidak sedikit siswa SD Taquma yang tidak menghabiskan makanannya. Terutama sayur buncis.
 
Seperti Gibran Dharma, kotak makan Bergizi milik siswa kelas 1 B SD Taquma berusia 7 tahun itu masih utuh. Bahkan nasi, sayur buncis yang dicampur wortel dan tahu, hingga lauk ayam kecap nyaris tak disentuh. 
 
"Gak suka ini (nunjuk wijen hitam di atas nasi, Red), saya gak suka ini (nunjuk sayur buncis, wortel, tahu, Red). Tadi cuma makan semangka satu potong dan susu UHT," ujar Gibran kepada JawaPos.com. 
 
Ketika ditanya alasan tidak menghabiskan makanan, Gibran mengaku sudah sarapan. Sama halnya dengan Abrisyam Zainal, siswa kelas 1 B SD Taquma berusia 7 tahun juga tidak menghabiskan makanannya.
 
"Sayur yang gak habis, soalnya gak suka buncis, wortel, dan tahu. Tapi lauk ayamnya enak. Aku juga suka semangka," ujar Abrisyam Zainal, sambil menunjukkan kotak makanan bergizi yang menyisakan sayur.
 
Menanggapi siswa yang tak doyan sayur, Kepala Sekolah SD Taquma, Nur Rahmatul Izzah mengatakan pihaknya akan menyampaikan keluhan siswa kepada panitia. Dalam hal ini Badan Gizi Nasional.
 
"Iya tadi ada siswa yang ndak suka sayur. Nanti (diakali) biar tetap dimakan (sayurnya). Kalau biasa gak suka sayur, terus dituruti nanti keterusan. Sayur kan sehat," tukas Izza di sela-sela pelaksanaan Makan Bergizi hari pertama.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore