Armuji, Wakil Wali Kota Surabaya./ Dok. Radar Surabaya
JawaPos.com - Pemerintah Kota Surabaya mengambil langkah cepat dalam menangani masalah banjir di wilayah barat kota Pahlawan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pembangunan Boezem Rejosari.
Melansir JawaPos Radar Surabaya, Selasa (26/3), inspeksi mendadak dilakukan oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, untuk memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Apalagi, pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen kuat Pemerintah Kota Surabaya untuk mengatasi permasalahan banjir yang sering terjadi di wilayah Surabaya khususnya bagian barat.
Armuji, yang akrab disapa Cak Ji, menegaskan bahwa semua tahapan pekerjaan berlangsung sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, seperti yang diungkapkan pada hari Senin (25/3).
"Semuanya berjalan aman sesuai prosedur," ujar Cak Ji, sapaan Wawali Armuji, Senin (25/3).
Menurut Cak Ji, pembangunan boezem atau waduk buatan ini memiliki peran yang sangat vital dalam menampung air hingga 12.800 meter kubik dengan luas mencapai 7.400 meter persegi.
Dia menambahkan bahwa ukuran tersebut merupakan yang paling optimal untuk Boezem Rejosari.
"Ini ukuran paling efektif untuk Boezem Rejosari," ucapnya.
Waduk seluas 1,3 hektare ini diharapkan dapat memberikan solusi atas genangan dan banjir yang sering melanda tiga wilayah, yaitu Jurang Kuping, Rejosari, dan Pakal Madya.
Cak Ji menegaskan bahwa targetnya adalah menyelesaikan proyek ini pada bulan Oktober tahun ini, dengan mencapai kedalaman maksimal sekitar enam meter. Harapannya, proyek ini akan dapat mengurangi risiko banjir di wilayah Surabaya Barat khususnya Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal.
"Targetnya bulan Oktober tahun ini sudah tuntas. Kedalaman sekitar maksimal enam meter dan diharapkan dapat mengatasi banjir di wilayah Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal," ungkap Cak Ji.
Dia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya telah menempatkan penanganan banjir dan genangan sebagai prioritas setiap tahunnya, sejalan dengan komitmen untuk menjadikan Surabaya bebas banjir pada tahun 2025.
Selain itu, pemerintah juga melakukan perawatan berkala terhadap boezem yang telah dibangun.
"Tidak hanya membangun saja, tapi kita juga melakukan perawatan terhadap boezem yang sudah terbangun, dilakukan normalisasi secara berkala," ujarnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
