Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Maret 2024 | 15.37 WIB

Wakil Wali Kota Surabaya, Pastikan Proyek Boezem Rejosari Jadi Solusi Banjir di Surabaya Barat

Armuji, Wakil Wali Kota Surabaya./ Dok. Radar Surabaya

JawaPos.com - Pemerintah Kota Surabaya mengambil langkah cepat dalam menangani masalah banjir di wilayah barat kota Pahlawan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pembangunan Boezem Rejosari.

Melansir JawaPos Radar Surabaya, Selasa (26/3), inspeksi mendadak dilakukan oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, untuk memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Apalagi, pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen kuat Pemerintah Kota Surabaya untuk mengatasi permasalahan banjir yang sering terjadi di wilayah Surabaya khususnya bagian barat.

Armuji, yang akrab disapa Cak Ji, menegaskan bahwa semua tahapan pekerjaan berlangsung sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, seperti yang diungkapkan pada hari Senin (25/3).

"Semuanya berjalan aman sesuai prosedur," ujar Cak Ji, sapaan Wawali Armuji, Senin (25/3).

Menurut Cak Ji, pembangunan boezem atau waduk buatan ini memiliki peran yang sangat vital dalam menampung air hingga 12.800 meter kubik dengan luas mencapai 7.400 meter persegi.

Dia menambahkan bahwa ukuran tersebut merupakan yang paling optimal untuk Boezem Rejosari.

"Ini ukuran paling efektif untuk Boezem Rejosari," ucapnya.

Waduk seluas 1,3 hektare ini diharapkan dapat memberikan solusi atas genangan dan banjir yang sering melanda tiga wilayah, yaitu Jurang Kuping, Rejosari, dan Pakal Madya.

Cak Ji menegaskan bahwa targetnya adalah menyelesaikan proyek ini pada bulan Oktober tahun ini, dengan mencapai kedalaman maksimal sekitar enam meter. Harapannya, proyek ini akan dapat mengurangi risiko banjir di wilayah Surabaya Barat khususnya Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal.

"Targetnya bulan Oktober tahun ini sudah tuntas. Kedalaman sekitar maksimal enam meter dan diharapkan dapat mengatasi banjir di wilayah Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal," ungkap Cak Ji.

Dia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya telah menempatkan penanganan banjir dan genangan sebagai prioritas setiap tahunnya, sejalan dengan komitmen untuk menjadikan Surabaya bebas banjir pada tahun 2025.

Selain itu, pemerintah juga melakukan perawatan berkala terhadap boezem yang telah dibangun.

"Tidak hanya membangun saja, tapi kita juga melakukan perawatan terhadap boezem yang sudah terbangun, dilakukan normalisasi secara berkala," ujarnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore