
Ornamen dan dekorasi bernuansa Hindu di Balai Kota untuk memeriahkan Hari Raya Nyepi../ surabaya.go.id
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) wilayah setempat akan menggelar Pawai Seni Ogoh-Ogoh di Halaman Balai Kota Surabaya. Pawai tersebut akan digelar pada 10 Maret mendatang.
Pawai Seni Ogoh-Ogoh digelar dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946, sekaligus bentuk perwujudan Balai Kota Surabaya sebagai rumah toleransi, dimana semua agama dan budaya bisa merayakan hari besarnya di tempat tersebut.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu mengatakan, Pawai Seni Ogoh-Ogoh akan digelar mulai pukul 14.00 WIB.
Pawai ini akan melewati rute dari Jalan Walikota Mustajab - Jalan Sedap Malam - Jalan Jimerto - Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Surabaya.
“Acara ini akan dihadiri kurang lebih 2.500 umat Hindu yang ada di Kota Surabaya,” kata Maria, Rabu (6/3/) seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Surabaya.
Maria melanjutkan, terdapat lima patung Ogoh-Ogoh yang akan diarak berkeliling.
Satu Ogoh-Ogoh yang diarak adalah dekorasi patung di Halaman Balai Kota, sedangkan empat lainnya dari Pura Segara, Kenjeran.
Selain digelar pawai seni, atraksi seni dari umat Hindu juga akan ditampilkan.
“Tampilan seni akan disiapkan oleh PHDI, ada tampilan Tabuh Baleganjur, dan sendratari Sat Cit Ananda. Kemudian pemkot melalui Disbudporapar Surabaya akan mengiringi dengan menampilkan Barongsai,” imbuhnya.
Setelah pagelaran pawai seni, empat Ogoh-Ogoh akan dibawa kembali ke Pura Segara, Kenjeran.
Disana akan dilanjutkan dengan ritual keagamaan sesuai tradisi kepercayaan umat Hindu, yaitu dilakukan prosesi pembakaran.
Sementara itu satu Ogoh-Ogoh lainnya akan dikembalikan sebagai dekorasi di Halaman Balai Kota.
“Jadi sebelum acara Pawai Seni Ogoh-Ogoh, umat Hindu sudah melakukan ritual atau prosesi keagamaan di Pura Segara Kenjeran terlebih dahulu,” jelasnya.
Ia juga mempersilakan masyarakat umum untuk menyaksikan pawai Ogoh-Ogoh ini karena acara tersebut memang digelar untuk khalayak umum.
“Pawai seni ini merupakan salah satu budaya dari umat Hindu. Acara ini terbuka bagi masyarakat umum, warga bisa menyaksikan secara langsung kegiatan Pawai Seni Ogoh-Ogoh dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi tahun 2024,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Pemkot Surabaya juga akan memasang ornamen dekorasi berupa Ogoh-Ogoh dan pura di Halaman Balai Kota dan Balai Pemuda Surabaya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
