Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Maret 2024 | 00.24 WIB

Tiga Dokter Spesialis Dikerahkan untuk Memeriksa Korban Ledakan di Surabaya, Dokter Apa Saja?

DIJAGA KETAT: Pembersihan sisa atap kantor yang rusak akibat ledakan di Mako Detasemen Gegana Brimob Polda Jatim, Jalan Gresik, Surabaya, Senin (4/3). - Image

DIJAGA KETAT: Pembersihan sisa atap kantor yang rusak akibat ledakan di Mako Detasemen Gegana Brimob Polda Jatim, Jalan Gresik, Surabaya, Senin (4/3).

JawaPos.com–Ledakan di gudang penyimpanan bahan peledak di Jalan Gresikkan Surabaya menimbulkan kerugian materi dan 10 polisi mengalami luka ringan. Polda Jawa Timur beberkan kondisi terkini dari 10 anggota polisi korban ledakan pada 4 Maret.

Kabidhumas Polda Jawa Timur Kombespol Dirmanto mengatakan, telah melakukan observasi traumatik dari Rumah Sakit Bhayangkara. Observasi itu sudah dilakukan sejak kali pertama korban-korban berdatangan di IGD RS Bhayangakara pada Senin (4/3).

Beberapa dokter dikerahkan untuk melakukan observasi para korban ledakan di Jalan Gresikan Surabaya itu. Antara lain, dokter THT, spesialis bedah, hingga radiologi.

”Kesimpulan medis yang didapatkan saat ini adalah para korban dalam kondisi baik-baik saja. Mudah-mudahan bisa secepatnya pulang ke rumah masing-masing. Kami akan sampaikan update segera,” ujar Dirmanto di Mapolda Jawa Timur.

Dirmanto menyebutkan para korban mengalami luka ringan hingga traumatik akibat ledakan. Untuk luka, lanjut dia, ada sedikit (luka) tergores.

”Kan di situ ada barang-barang pecah belah yang kena barang akibat ledakan itu tapi tergolong ringan,” terang Dirmanto.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, tidak ada korban jiwa atau tewas akibat ledakan Jalan Gresikan Surabaya. Mantan ajudan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono itu memastikan bahwa korban hanya mengalami luka ringan.

”Dampak dari ledakan ada korban anggota kita 10 luka ringan, kenapa jadi korban? Karena dari gudang untuk bahan peledak itu, ke tempat latihan, kebetulan anak buah kita ini ada 15 yang latihan,” terang Imam.

Latihan anggota dengan TKP pasca ledakan itu ada di kontainer berjarak kurang lebih 10 meter. Imam menyebutkan, di sekitar lokasi latihan terlihat ada kaca pecah. Efek kaca itu semburat ke dalam kemudian mengenai anggota yang sedang di dalam ruangan.

”Kan ada 15 orang yang latihan, 10 luka ringan. Yang 5 orang lain tidak kenapa-kenapa," ucap Imam.

Selain korban luka ringan, mantan Kapolda Kalimantan Timur itu menambahkan, beberapa bangunan yang berjarak sekitar 20 meter ikut terdampak. ”Ya kaca-kaca pecah,” imbuh Imam.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore