
PECAH REKOR: Peserta uji kompetensi wartawan angkatan ke-41 telah dinyatakan lulus (15/6). Total peserta UKW angkatan ke-41 dan 42 berjumlah 51 wartawan. (JAY WIJAYANTO/PWI JATIM)
JawaPos.com – Uji kompetensi wartawan (UKW) angkatan ke-41 dan 42 yang diadakan Jawa Pos dengan menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur (Jatim) dan Dewan Pers berakhir sempurna. Sebanyak 23 wartawan peserta UKW angkatan ke-42 kemarin menyusul 28 wartawan angkatan ke-41 yang mengakhiri ujian dengan status lulus alias kompeten seluruhnya.
Djoko Tetuko, ketua Dewan Kehormatan PWI Jatim, dalam pengumuman hasil UKW angkatan ke-42 di Graha Pena kemarin menuturkan, hasil itu membuat Jawa Pos kini memegang rekor. Yakni, sebagai penyelenggara UKW yang pesertanya selalu lulus 100 persen.
”Selama ini, setiap PWI Jatim mengadakan UKW di tempat lain, hampir selalu ada saja yang tidak lulus,” ucap jurnalis senior yang juga bertindak sebagai koordinator dewan penguji dari PWI Jatim tersebut.
Total peserta UKW angkatan ke-41 dan 42 ini berjumlah 51 wartawan. Acara diadakan selama empat hari mulai 13 Juni sampai kemarin. Mereka terdiri atas 12 peserta ujian kelas utama, 5 kelas madya, dan 34 kelas muda.
Para jurnalis tersebut merupakan insan pers yang selama ini bekerja di bawah naungan media grup Jawa Pos. Itu meliputi koran (Jawa Pos dan Jawa Pos Radar), online (Jawapos.com), serta televisi (JTV dan Jawa Pos TV).
Chief Executive Officer (CEO) Jawa Pos Media Leak Kustiyo mengatakan, pelaksanaan UKW merupakan upaya memastikan regenerasi dan keberlangsungan hidup media grup Jawa Pos berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Dia menambahkan, ini juga regulasi yang memang harus ditaati Jawa Pos sebagai perusahaan media agar mampu menghasilkan produk-produk jurnalistik bermutu.
”Dengan acara ini, Jawa Pos dan grupnya akan semakin kaya dengan generasi-generasi baru yang memiliki kompetensi memadai untuk menjalankan dan terus menjaga keberlangsungan hidup media grup Jawa Pos,” ujar Leak dalam acara penutupan UKW di Graha Pena kemarin siang.
Menurut Leak, UKW juga akan membuat Jawa Pos semakin kuat dalam melaksanakan konvergensi media. Yaitu, menyatukan tiga platform media: koran, online, dan televisi digital. Dia berharap kinerja koran Jawa Pos dan kelompok Radar yang selama ini sangat baik bisa terus dipertahankan sambil berupaya meningkatkan kinerja di platform online dan televisi digital.
”Harus ada spirit untuk terus menjaga koran yang sudah baik ini. Dan dengan semangat yang sama ketika selama ini kami mengerjakan koran, semoga televisi digital kami (Jawa Pos TV) juga bisa perform dengan baik,” ucap Leak.
