Gladies Larisa membawa tim Jawa Timur mendominasi hari pertama Kejurnas Akuatik 2025 cabor loncat indah, Senin (2/6). (Dok: PB Akuatik Indonesia)
JawaPos.com - Atlet loncat indah Gladies Lariesa Garina kembali mencuri perhatian berkat penampilan ciamiknya dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2025. Dia mampu menyabet dua emas, sekaligus membawa Jawa Timur mendominasi hari pertama cabor loncat indah.
Emas pertama disumbangkan oleh Gladies dari nomor 3 meter terbuka putri dengan berhasil meraih skor mencolok: 258,20 poin. Perolehan nilainya jauh mengungguli dua pesaingnya, Siti Kinasih dari Kalimantan Selatan (168,85) dan Adreva Rasty Putri dari Sumatera Selatan (150,80).
“Sebetulnya target saya bisa lebih, bahkan bisa 300 poin. Jadi agak jauh sih, jadi semoga bisa dievaluasi di turnamen berikutnya,” ujar Gladies usai menyabet emas pertamanya di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senin (2/6).
Menurut Gladies, penampilannya di Kejurnas Akuatik 2025 di beberapa titik loncatan pada nomor individu, terutama di papan 3 meter, sebenarnya masih bisa lebih sempurna. Aspek teknis seperti kuncian dan presisi masuk air akan menjadi fokus latihan selanjutnya untuk perbaikan.
“Tadi di beberapa titik loncatan individu itu ada yang kurang sedikit. Pas giliran di golongan 3 itu sempat grogi, mungkin karena sempat kepikiran. Lalu di golongan 1, kendalanya ada di hardle, posisinya sedikit mundur, jadi tidak maksimal waktu masuk air,” terang Gladies.
Selain menyabet emas di nomor individu, Gladies juga sukses menyumbangkan emas dari nomor 1 meter synchro campuran. Bersama rekannya Muhammad Aditya Perwira, mereka sukses mengungguli duet tim DKI Jakarta dan Kalimantan Selatan dengan skor 216,84.
Penampilan apik Gladies dan Aditya itu sekaligus memperkuat dominasi Jawa Timur di beberapa nomor pada hari pertama Kejurnas Akuatik 2025 cabor loncat indah. Jawa Timur juga mampu menyapu bersih medali emas di kategori usia dini dan terbuka putra.
“Saya latihan rutin setiap hari, pagi dan sore bersama teman-teman. Kalau di rumah juga masih nambah latihan fisik. Jadi ya, semangat dan konsistensi yang bikin saya bisa on fire,” tuturnya soal kunci keberhasilan menyabet dua emas.
Selain mengukuhkan statusnya sebagai salah satu atlet loncat indah terbaik tanah air, Kejurnas Akuatik 2025 menjadi ajang pemanasan untuk Gladies untuk menjalani kejuaraan internasional dalam waktu dekat.
“Bulan depan, kalau tidak ada perubahan, saya akan ikut turnamen di Singapura. Jadi ini semacam pemanasan juga, sekaligus evaluasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Gladies tak lupa menaruh harapan besar pada masa depan cabang loncat indah di Indonesia. Ia sangat berharap Kejurnas Akuatik 2025 bisa jadi panggung bagi para atlet muda untuk terus berkembang dan bersaing secara sehat.
“Semoga ke depan banyak junior-junior yang lebih berkembang lagi, bisa mengharumkan nama Indonesia juga pastinya,” kata Gladies.
Hasil lengkap Kejurnas Akuatik 2025 hari pertama cabang olaharaga loncat indah:
Juara Menara KUA Putra

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
