Rinov Rivaldy dan Pitha Haningtyas Mentari harus mengakui keunggulan Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di perempat final BAC 2025. (dok. PBSI)
JawaPos.com- Langkah ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, harus terhenti di babak perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2025 setelah kembali dikalahkan musuh lama mereka, pasangan unggulan pertama asal Tiongkok, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin.
Bermain di Ningbo Olympic Sports Centre Gymnasium, Tiongkok, Jumat (11/4), Rinov/Pitha tak berdaya menghadapi tekanan dari Jiang/Wei dan menyerah dua gim langsung dengan skor 4-21, 15-21. Ini menjadi kekalahan kelima beruntun Rinov/Pitha dari pasangan China tersebut.
Awal pertandingan sebenarnya menjanjikan. Rinov/Pitha sempat memimpin dalam perolehan poin, namun permainan mereka mendadak menurun drastis. Setelah unggul 4-3, pasangan Indonesia tak mampu menambah angka sama sekali. Jiang/Wei memanfaatkan momen itu untuk mencetak 18 poin tanpa balas hingga mengakhiri gim pertama dengan skor telak 21-4.
Kelemahan dalam komunikasi, akurasi pukulan, serta kesalahan sendiri jadi faktor utama terpuruknya Rinov/Pitha. Mereka terlihat frustrasi menghadapi dominasi permainan cepat dan tajam dari Jiang/Wei.
Di gim kedua, Rinov/Pitha mencoba bangkit. Dengan strategi menargetkan area belakang yang dijaga Jiang, mereka berhasil unggul 4-1. Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama. Jiang/Wei mulai menemukan ritme dan membalikkan keadaan menjadi 8-7, bahkan terus menekan hingga interval 11-9.
Pasangan Indonesia sempat menyamakan skor 13-13 lewat smes tajam Rinov dan antisipasi apik dari Pitha. Namun setelah itu, fokus mereka kembali buyar. Jiang/Wei merespons dengan serangan bertubi-tubi, terutama mengincar Pitha, dan mengunci kemenangan di gim kedua dengan skor 21-15.
Kekalahan ini menambah panjang rekor buruk Rinov/Pitha saat berjumpa Jiang/Wei menjadi 0-5. Menariknya, pasangan Tiongkok ini baru tampil di level Super 300 ke atas sejak 2023, namun perkembangan mereka sangat pesat hingga kini menjadi unggulan pertama dan bahkan telah menyandang gelar Juara Asia.
Sebaliknya, Rinov/Pitha harus kembali mengevaluasi permainan mereka yang kerap tidak konsisten saat menghadapi tekanan, terutama melawan lawan yang sudah begitu memahami pola dan kelemahan mereka.
Meskipun Rinov/Pitha tersingkir, harapan Indonesia di sektor ganda campuran belum sepenuhnya padam. Pasangan muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu sukses melaju ke semifinal setelah menumbangkan unggulan ketiga dari Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.
Sebelumnya, Jafar/Felisha juga mencetak kejutan dengan menyingkirkan unggulan ketujuh tuan rumah, Cheng Xing/Zhang Chi, di babak pertama. Performa mereka menjadi sorotan positif di tengah kekecewaan atas tersingkirnya pasangan senior seperti Rinov/Pitha.
Dengan berakhirnya langkah Rinov/Pitha, kini fokus tertuju pada pasangan muda yang berpotensi menjadi tumpuan masa depan ganda campuran Indonesia di pentas Asia dan dunia.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
