
Marques Bolden mencoba menembakkan bola dihalangi pemain lawan.
JawaPos.com – Timnas bola basket putra Indonesia mengakhiri Indonesia International Basketball Invitational (IIBI) 2023 dengan hasil minor. Kemarin (5/8) tim besutan Milos Pejic itu harus mengakui ketangguhan Syria di game tiga turnamen persahabatan tersebut.
Berlangsung di Indoor Multifunction Stadium (IMS), Senayan, Indonesia memulai laga dengan baik. Persentase keberhasilan tembakan Yudha Saputera dkk mencapai 50 persen. Dari 32 kali percobaan, 16 di antaranya berbuah poin.
Catatan itu menghasilkan keunggulan untuk Indonesia dengan 49-33 atas Syria pada paro pertama.
Seusai jeda, tim tamu mulai mampu keluar dari tekanan. Permainan Indonesia pun tak seleluasa sebelumnya. Apalagi sejak Bolden ditarik keluar karena cedera. Syria berhasil memangkas jarak menjadi 65-60.
Situasi pun menjadi kian sulit bagi tuan rumah. Kuarter pemungkas menjadi milik Syria. Mereka mampu membalikkan keadaan menjadi 65-66. Indonesia kian sulit mengimbangi permainan tim tamu. Hingga akhirnya laga berakhir dengan kedudukan 76-82 untuk Syria.
Pelatih timnas basket Indonesia Milos Pejic mengatakan, keluarnya Bolden di babak kedua sangat memengaruhi kekuatan tim. ”Setengah kita main bagus, setengah lagi banyak halangan karena ada yang cedera. Kami mencoba bermain mengimbangi," katanya seusai pertandingan.
Bolden bermain 22 menit dalam pertandingan melawan Syria. Dia ditarik saat kuarter ketiga menyisakan lima menit. Meski tak main penuh, pemain yang pernah trial di Milwaukee Bucks itu mencatat 19 poin.
Dengan kekalahan ini Indonesia dipastikan gagal menjadi yang terbaik di IIBI 2023. Sejumlah catatan pun dikantongi Milos untuk segera dibereskan menjelang prakualifikasi Olimpiade Paris 2024 pada 12–20 Agustus.
Yudha yang menjadi bintang Indonesia dengan 21 poin, 4 rebound, dan 5 assist mengakui tim gagal bermain konsisten sepanjang laga. Tapi, pemain Prawira Harum Bandung itu menyangkal bila fisik menjadi biang kekalahan.
”Melawan tim yang mengandalkan fisik, kami sudah lumayan. Kalau eksekusi rencana, gue juga ngerasa cukup bagus mengeksekusi apa yang coach Milos suruh," terang Yudha.
Selanjutnya, timnas Indonesia akan kembali menjalani pemusatan latihan untuk kemudian berangkat ke Syria menjalani prakualifikasi Olimpiade Paris 2024. Selama masa persiapan, Milos terus menanti perkembangan terbaru mengenai kondisi Bolden. ”Ada medical check-up untuk si pemain. Tapi, keputusannya setelah latihan terakhir Senin nanti," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022