
Rendra Kresna tetap peduli dengan Arema FC meski kini ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK
JawaPos.com - Kecintaan Bupati Malang sekaligus Presiden Kehormatan Arema FC, Rendra Kresna, terhadap klub berjuluk Singo Edan tak diragukan lagi. Meski saat ini berstatus tersangka, dia masih peduli dengan nasib Arema FC. Bahkan, dirinya meminta agar baik tim maupun Aremania terus menjaga kekompakan.
Rendra sendiri menyempatkan diri bertemu dengan jajaran manajemen Arema FC sebelum memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam kesempatan itu, Rendra mengaku respek terhadap apapun keputusan manajemen. "Kami mengharapkan tidak hanya pengurus Arema FC tapi juga Aremania tetap menjaga kekompakan, optimis bahwa hukuman yang kini dijalani kelak akan menjadi kebaikan semuanya," ujarnya.
Ketika mengetahui hukuman yang menimpa tim Singo Edan tersebut, Rendra pun memberikan semangat kepada Arema FC dan Aremania.
"Kami juga yakin sosok seperti Mas Iwan, Mas Agus serta Mas Ruddy adalah figur yang punya loyalitas untuk membawa Arema FC berprestasi meskipun kini klub mendapatkan sanksi," imbuhnya.
Dia menyampaikan, sanksi ini bisa menjadi semangat baru dan motivasi kepada tim maupun suporter. "Kepada para pemain dan pelatih meskipun tidak didampingi Aremania tentu doa dan dukungan tetap mengalir untuk mereka. Buktikan bahwa meski tanpa Aremania, kalian tetap berjuang yang terbaik untuk kebanggaan bersama," jelasnya.
Rendra sendiri tercatat sudah hampir 15 tahun memberikan kontribusi untuk Arema FC dan Aremania. Dia dengan penuh dedikasi membangun citra Arema FC menjadikan tidak hanya dikenal di level nasional, tetapi juga internasional.
Sementara itu, Pembina Arema FC, Agoes Soerjanto, menyampaikan rasa salut dan hormat untuk dedikasi Rendra. Meskipun dalam kondisi prihatin, beliau masih memikirkan nasib Arema FC.
"Pak Rendra seperti ayah kami. Beliau menyayangi kami semua termasuk Aremania. Beliau pemimpin yang tidak memikirkan dirinya sendiri. Tapi juga terus memberi solusi di setiap kesulitan Arema FC. Kami bangga memiliki panutan seperti Pak Rendra," paparnya.
Agoes menambahkan, apa yang menjadi arahan Rendra terhadap hal yang menimpa Arema FC akan dilaksanakan dan diperhatikan. "Pesan beliau kami harus kompak dan bersatu menjaga Arema FC sampai kapanpun. Apapun yang terjadi, Arema FC adalah harga diri, Arema FC adalah kebanggaan kami bersama, harus kami jaga," tegasnya.
Seperti yang sudah diketahui, Rendra Kresna telah secara resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Dia diduga terjerat dalam dua kasus korupsi sekaligus. Pertama yakni terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang. Rendra diduga menerima suap sebesar Rp 3,4 miliar.
Kedua, Rendra diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya sebagai Bupati Malang dua periode dengan total Rp 3,55 miliar. Sehingga, total ada sekitar Rp 7 miliar dugaan suap yang diterima Rendra.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
