Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2026 | 17.29 WIB

Termasuk PSM Makassar! 28 Klub Indonesia Masih Tunggak Gaji Pemain

Legal APPI, Mohammad Agus Riza Hufaida / Dok: PSSI Pers - Image

Legal APPI, Mohammad Agus Riza Hufaida / Dok: PSSI Pers

JawaPos.com - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mengungkap sebanyak 28 klub Indonesia dari berbagai kasta kompetisi masih memiliki persoalan tunggakan gaji pemain. Dari 28 klub tersebut, terselip nama PSM Makassar, sang juara Liga 1 2022/2023.

Legal APPI, Mohammad Agus Riza Hufaida, menyebutkan hampir semua klub yang bermasalah dengan tunggakan gaji. Secara keseluruhan, kata Riza, nominalnya mencapai Rp14,8 miliar.

Kasus tersebut melibatkan klub dari Liga 1 Indonesia atau Super League hingga Liga 4. Total terdapat 303 pemain yang haknya masih berkaitan dengan laporan maupun putusan yang belum dilaksanakan.

Di antaranya adalah PSM Makassar, Semen Padang, PSMS Medan, Persiku Kudus, PSIS Semarang, RANS FC, Sriwijaya FC, dan Persikota Tangerang. Kemudian ada Persinab Sang Maestro, Persipa Pati, Persitara Jakarta Utara, Persibo Bojonegoro, Persekat Tegal, Persiwa Wamena, Persid Jember, PS Siak, Bantul United, PSM Madiun, Depok Raya FC, Kalteng Putra, Pakuan City, Persewar Waropen, Persikab Kabupaten Bandung, PSGJ Cirebon, Persikabo 1973, dan terakhir Waanal Brother FC.

"Ini pada saat ini di APPI, total kasus yang ada di kita, baik dari laporan maupun sampai dengan putusan NDRC tapi belum dilaksanakan, itu total ada 28 klub. Ya, dengan total 303 pemain. Itu dari Liga 1 sampai Liga 4 dengan total nilai keseluruhan 14 miliar 800 juta sekian," kata Riza dalam acara diskusi Water Break PSSI Pers 'Membawa Liga Naik Kelas' di Kantor I.League, Jakarta pada Senin (31/8) kemarin.

Riza berharap masalah tunggakan gaji pemain ini dapat segera diselesaikan oleh klub terkait. Selain itu, ia berharap permasalahan seperti ini tidak terulang di kompetisi musim mendatang.

"Dan hak pemain ini, ya kalau ada hadis yang bilang bahwa bayarlah upah pekerja sebelum keringatnya kering," ujar Riza.

"Dan kita berharap benar-benar berharap musim depan paling tidak Liga 1 itu sudah tidak ada lagi masalah gaji. Ini menurut saya," lanjutnya.

Riza menilai klub yang masih memiliki persoalan terkait pemenuhan hak pemain semestinya mendapatkan tindakan tegas. Menurutnya, salah satu langkah pencegahan dapat dilakukan melalui penerapan standar yang lebih ketat dalam proses lisensi klub.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore