Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Agustus 2026 | 20.27 WIB

Mirip MilanLab! Persebaya Surabaya Pionir di Sepak Bola Indonesia dalam Penerapan Sport Science

Persebaya Surabaya menerapkan teknologi VALD Performance untuk memetakan kondisi fisik pemain dan menekan risiko cedera jelang Super League 2026/2027. (Persebaya) - Image

Persebaya Surabaya menerapkan teknologi VALD Performance untuk memetakan kondisi fisik pemain dan menekan risiko cedera jelang Super League 2026/2027. (Persebaya)

JawaPos.com - Pengamat sepak bola nasional Rendra Soedjono menyebut Persebaya Surabaya sebagai pionir pengembangan sport science di sepak bola Indonesia setelah Green Force menerapkan teknologi VALD Performance untuk memetakan kondisi fisik pemain mirip MilanLab milik AC Milan.

Sistem tersebut membantu tim mendeteksi titik lemah otot, risiko cedera, kebutuhan treatment, hingga program latihan dan gizi secara lebih terukur.

Rendra Soedjono Soroti Sport Science Persebaya Surabaya

Rendra Soedjono menilai penerapan sport science menjadi salah satu langkah penting Persebaya Surabaya dalam membangun pengelolaan klub modern jelang Super League 2026/2027.

Menurut dia, teknologi tersebut memungkinkan tim medis dan pelatih mengetahui kondisi pemain secara lebih detail sebelum persoalan fisik berkembang menjadi cedera serius.

“Membantu tim medis mengidentifikasikan titik lemah otot sebelum berujung cedera serius dan ini sudah dipakai oleh Persebaya Surabaya sport science dan sejauh ini sih yang saya tahu mungkin ini pionir ya yang dikembangkan di sepak bola (Indonesia),” ujar Rendra Soedjono dikutip dari kanal YouTube Katarensu, Selasa (25/8/2026).

Rensu sapaan akrab Rendra Soedjono menilai pendekatan tersebut membuat Persebaya Surabaya bisa mengetahui pemain yang rentan mengalami cedera sekaligus pemain yang membutuhkan treatment khusus.

Kebutuhan tersebut mencakup aspek gizi, program latihan, hingga penguatan bagian tubuh tertentu sesuai hasil pengukuran.

“Persebaya sudah melakukan hal ini sehingga akhirnya mereka bisa tahu pemain-pemain mana saja rentan cedera dan pemain-pemain mana saja yang membutuhkan treatment khusus untuk gizi, untuk pelatihan, untuk kekuatan,” lanjut Rensu.

Dengan pemetaan tersebut, klub dapat melakukan langkah pencegahan sebelum cedera mengganggu kemampuan tim sepanjang kompetisi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore