Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Maret 2026, 16.39 WIB

Persija Jakarta Sering Buang Peluang! Mauricio Souza Semprot Pemain Usai Gagal Kunci Kemenangan di JIS

Ekspresi kecewa Mauricio Souza usai Persija Jakarta ditahan imbang Borneo FC di JIS. (Persija) - Image

Ekspresi kecewa Mauricio Souza usai Persija Jakarta ditahan imbang Borneo FC di JIS. (Persija)

JawaPos.com — Persija Jakarta kembali kehilangan poin penting di kandang sendiri usai ditahan imbang Borneo FC Samarinda. Hasil 2-2 pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) malam, menyisakan kekecewaan mendalam bagi Mauricio Souza.

Laga berjalan dramatis sejak awal hingga menit akhir. Macan Kemayoran sempat dua kali unggul, namun kemenangan yang sudah di depan mata buyar di masa injury time.

Persija membuka keunggulan pada menit ke-47 lewat sepakan Gustavo Almeida. Gol itu sempat membakar semangat ribuan suporter yang memadati JIS.

Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Juan Villa menyamakan kedudukan pada menit ke-62 dan membuat tensi pertandingan kembali memanas.

Fabio Calonego sempat membawa Persija kembali memimpin pada menit ke-75 melalui tendangan jarak jauh yang tak mampu dibendung kiper lawan. Stadion kembali bergemuruh karena publik tuan rumah yakin tiga poin akan diamankan.

Sayangnya, skenario indah itu berubah jadi mimpi buruk. Gol penyama kedudukan Borneo FC lahir pada menit ke-90+4 dan memaksa laga berakhir imbang 2-2.

Hasil tersebut membuat Persija Jakarta gagal memaksimalkan laga kandang. Padahal peluang untuk mengamankan kemenangan sebenarnya terbuka sangat lebar.

Mauricio Souza pun tak menutupi kekecewaannya usai laga. Pelatih asal Brasil itu secara terbuka menyoroti penyelesaian akhir anak asuhnya yang dinilai kurang tajam.

“Saya rasa kami seharusnya bisa menang sejak babak pertama. Kami memiliki setidaknya empat peluang emas untuk mencetak gol di babak pertama,” kata Mauricio.

“Kami seharusnya bisa mencetak gol karena dalam pertandingan besar seperti ini, kami tidak bisa menyia-nyiakan begitu banyak peluang. Di babak kedua, permainan lebih seimbang.”

“Kami mencetak gol di awal, lalu entah mengapa tim saya berhenti bermain setelah gol tersebut. Setelah gol itu, kami mulai bertahan tidak seperti sebelumnya dan memainkan bola yang tidak bagus.”

Pernyataan itu menggambarkan betapa frustrasinya sang pelatih melihat performa timnya. Persija dinilai gagal menjaga intensitas permainan setelah berhasil mencetak gol.

Menurut Mauricio, timnya seperti kehilangan fokus usai unggul. Alih-alih mengontrol permainan, Persija justru memberi ruang bagi lawan untuk berkembang.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore