
Kiper Persib Bandung, Kevin Mendoza. (persib.co.id)
JawaPos.com - Kesuksesan Persib meraih gelar juara Liga 1 dua musim berturut-turut pada musim 2023/2024 dan 2024/25 tak lepas dari satu kunci utama yang diungkap langsung oleh sang kiper, Kevin Mendoza. Menurutnya, bukan hanya teknik atau taktik, tapi kekompakan yang menjadi fondasi tim musim ini.
Sepanjang musim, sebagaimana dilansir dari persib.co.id, suasana ruang ganti Persib terasa begitu hangat dan penuh dukungan antar pemain. Mendoza menyebut, atmosfer positif itu membantu semua pemain tampil maksimal di setiap pertandingan.
Kondisi seperti itu sudah terbentuk sejak awal kompetisi. Alhasil, Maung Bandung mampu meraih posisi puncak klasemen sejak pekan ke-16 dan tak tergoyahkan hingga akhir musim.
"Saya rasa itu sulit dijelaskan (konsisten di puncak klasemen). Untuk bisa konsisten, menurut saya itu karena kekompakan," ujar Mendoza soal perjalanan timnya musim ini.
Ia juga menambahkan bahwa ruang ganti Persib sangat mendukung satu sama lain. Semua pemain tetap fokus dan terus saling mengingatkan untuk memberikan yang terbaik.
"Kami punya ruang ganti yang bagus dan saya rasa kami saling mendukung dengan baik, tetap fokus, dan saling mengingatkan bahwa kami harus memberikan yang terbaik di setiap pertandingan," lanjut kiper bernomor punggung 1 itu.
Kini, menjelang laga terakhir musim ini, Mendoza memastikan kondisi tim tetap solid. Tak ada yang ingin mengendurkan semangat meski trofi juara sudah di tangan.
Menurutnya, pertandingan pamungkas tetap penting karena digelar di hadapan Bobotoh yang setia mendukung sepanjang musim. Maka, kemenangan menjadi harga mati sebelum perayaan gelar.
Sebagai penjaga gawang, Mendoza pun berharap bisa tampil dan mencatatkan clean sheet. Namun ia percaya, siapapun yang turun, tim akan tetap mampu tampil maksimal.
"Tentu saja, kami hanya ingin menang, meskipun kami sudah menjadi juara," kata Mendoza tegas.
Ia juga menambahkan, tambahan poin dan clean sheet akan menjadi catatan indah di akhir musim. Sebuah penutup yang manis bagi kerja keras sepanjang tahun.
"Tapi selalu terlihat bagus kalau bisa meraih poin lebih banyak dan, semoga, bisa mencatatkan lebih banyak clean sheet sebagai penjaga gawang," pungkasnya.
Sementara itu, Persib akan menghadapi Persis Solo pada laga terakhir di pekan ke-34. Duel ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 24 Mei 2025, pukul 16.00 WIB.
Meski tidak lagi menentukan, kemenangan tetap jadi target utama. Terlebih, laga ini akan disaksikan langsung oleh ribuan Bobotoh dalam atmosfer selebrasi.
Bek kanan Persib, Henhen Herdiana, menyatakan bahwa tim tetap akan bermain habis-habisan. Semangat juang tidak akan kendur hanya karena status juara sudah digenggam.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
