
Persebaya Surabaya sedang berjuang melengkapi dokumen lisensi klub AFC 2025. (Media Persebaya)
JawaPos.com–Manajemen Persebaya Surabaya kembali berupaya mendapatkan lisensi klub dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk musim 2025. Direktur Operasional Persebaya Surabaya Candra Wahyudi mengungkapkan pihaknya optimistis bisa mengulang pencapaian tahun lalu.
Menurut Candra, klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo ini telah memenuhi sebagian besar aspek yang dipersyaratkan. Saat ini, mereka hanya tinggal menyelesaikan dua aspek terakhir sebelum batas waktu pada April 2025.
"Alhamdulillah, proses licensing club sudah berjalan. Tahun lalu kami lolos, meski ada beberapa catatan di staf kepelatihan yang harus di-upgrade. Tetapi kami optimistis bisa memenuhi semua," ujar Candra.
Candra menjelaskan lisensi klub AFC mencakup lima aspek utama yang harus dipenuhi. Kelima aspek tersebut adalah infrastruktur, legalitas, personalia, aspek olahraga (sporting), dan finansial. Dari lima aspek tersebut, Persebaya Surabaya telah menyelesaikan tiga yang pertama. Kini, mereka sedang berfokus untuk memenuhi aspek sporting dan finansial agar bisa mendapatkan persetujuan penuh.
"Prosesnya bertahap. Sekarang kami fokus pada aspek sporting dan finance karena batas akhir dari liga sampai akhir April tahun ini," jelas Candra Wahyudi.
AFC menetapkan standar tinggi bagi klub profesional yang ingin berkompetisi di level Asia. Salah satu syarat utamanya adalah memiliki stadion dengan fasilitas yang sesuai regulasi internasional. Selain itu, klub juga wajib memiliki struktur organisasi yang jelas. Kontrak pemain dan pelatih harus lengkap dan terdokumentasi dengan baik agar memenuhi standar lisensi.
Aspek finansial menjadi salah satu tantangan terbesar bagi klub-klub Indonesia. Persebaya Surabaya harus memastikan kondisi keuangan yang sehat, transparan, dan stabil untuk memenuhi syarat dari AFC. Candra menegaskan dalam proses perizinan ini, tidak ada sistem skor seperti penilaian akademik. Klub hanya akan diberikan status granted atau tidak disetujui berdasar kelengkapan dokumen.
"Kami hanya menerima keputusan lolos atau tidak, dan kami yakin bisa mengulang pencapaian tahun lalu," tutur Candra Wahyudi.
Pada musim sebelumnya, sembilan klub Indonesia dinyatakan lolos lisensi AFC. Klub-klub tersebut Bali United FC, Borneo FC Samarinda, Madura United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, PSIS Semarang, Persik Kediri, dan RANS Nusantara FC.
Keberhasilan mendapatkan lisensi membuka peluang Persebaya Surabaya untuk berkompetisi di level Asia. Jika berhasil, Persebaya Surabaya bisa tampil di ajang seperti AFC Cup atau bahkan Liga Champions Asia.
Persiapan untuk mendapatkan lisensi AFC tidak mudah. Manajemen klub harus bekerja keras untuk memenuhi segala persyaratan agar tidak mengalami kendala di tahap akhir. Persebaya Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas klub, baik dari sisi infrastruktur maupun manajemen. Mereka ingin memastikan klub ini siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Selain itu, aspek kepelatihan juga menjadi perhatian utama. Staf pelatih harus memiliki lisensi yang sesuai standar AFC agar klub bisa memenuhi aspek sporting yang disyaratkan. Lisensi klub bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga cerminan dari profesionalisme klub.
Persebaya Surabaya ingin menunjukkan mereka adalah klub yang dikelola secara profesional dan siap bertarung di kompetisi internasional. Kesuksesan dalam mendapatkan lisensi ini akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Persebaya Surabaya dan Bonek. Dukungan dari suporter juga menjadi faktor penting dalam perjalanan klub untuk meraih pencapaian ini.
Dengan memenuhi semua persyaratan, Persebaya Surabaya tidak hanya mengamankan tempat di kompetisi Asia. Mereka juga menunjukkan keseriusan dalam membangun klub yang lebih baik di masa depan.
Saat ini, tim sedang berusaha merampungkan segala dokumen yang dibutuhkan. Koordinasi antara manajemen, staf kepelatihan, dan pemain terus dilakukan agar proses ini berjalan lancar. Persebaya Surabaya juga menggandeng berbagai pihak untuk memastikan semua aspek terpenuhi. Kolaborasi ini penting agar tidak ada kendala yang bisa menghambat proses perizinan.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
