Fabio Lefundes, pelatih Madura United FC memprotes keputusan wasit saat pertandingan Liga 1 melawan tim Persebaya di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, kemarin (29/1). FOTO: ANGGER BONDAN/JAWA POS
JawaPos.com- Persita Tangerang harus menelan kekalahan saat melawan Semen Padang di pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga yang berakhir dengan skor 0-2 itu dimainkan di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (14/2).
Sebagai tim tamu, Persita harus kebobolan saat laga baru berjalan sepuluh menit. Gol itu dicetak oleh Rosad Setiawan. Menjelang pertandingan berakhir, Semen Padang mencetak gol keduanya lewat aksi yang dilakukan oleh Cornelius Stewart.
Pelatih Persita, Fabio Lefundes sangat menyayangkan kesalahan yang dibuat oleh para pemainnya di laga ini. "Kami memiliki beberapa momen kesalahan dan mereka bisa mencetak gol. Dan menyelesaikan pertandingan," ucapnya setelah pertandingan mengutip dari laman resmi klub, Sabtu (15/2).
Persita hanya mampu melakukan lima tendangan yang mengarah ke gawang. Selain itu, mereka juga memiliki empat kreasi peluang yang gagal dimanfaatkan menjadi gol. Hal ini menjadi sorotan dari sang pelatih. Ia geram karena pemainnya mendapatkan kartu kuning di babak pertama.
"Ada banyak peluang dan kesempatan untuk mencetak gol. Sayangnya, kita tidak bisa mencetak gol. Kita mencoba untuk merubah permainan saat jeda babak pertama. Saya benci ketika pemain mendapat kartu kuning di babak pertama," papar Fabio Lefundes.
Pelatih asal Brasil itu sempat melakukan perubahan pemain di awal babak kedua. Ia memasukkan Marius Ogkmpoe dan pemain muda Fahreza Sudin. "Kita memiliki kesempatan dua sampai tiga untuk mencetak gol. Akhirnya, kita mengambil risiko untuk mencari hasil imbang. Namun, mereka bisa mencetak gol kedua," tutur Fabio Lefundes.
Pendekar Cisadane memiliki kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan. Namun tendangan penalti yang dilakukan oleh Javlon Guseynov berhasil dimentahkan oleh kiper Semen Padang, Arthur Augusto. "Kita mencoba merubahnya di babak kedua dan kita bermain baik. Ingat, kita kehilangan kesempatan dari titik penalti di babak pertama," ujar Fabio Lefundes.
Disisi lain, pelatih 52 tahun itu juga mengkritik wasit. Ia merasa wasit terlalu lama meninjau Video Assistant Referee (VAR) di babak pertama. "Permainan berjalan efektif hanya selama 30 menit. Terlalu banyak waktu yang dibuang-buang dalam pertandingan ini," pungkas Fabio Lefundes.
Ini menjadi kekalahan kedelapan dari Persita Tangerang di Liga 1 musim ini. Saat ini, mereka berada di posisi keenam dengan meraih 35 poin. Di laga berikutnya, Persita akan menghadapi Borneo FC, Sabtu (22/2).

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
