Oktafianus Fernando siap berjuang membawa kejayaan Persebaya Surabaya jelang hadapi Persis Solo. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Oktafianus Fernando kembali memperkuat Persebaya Surabaya pada 27 November 2023 di pertengahan musim Liga 1 Indonesia 2023/2024. Pemain berusia 31 tahun itu langsung mendapat sambutan hangat dari Bonek dan Bonita.
Sejak pertama kali berseragam Persebaya Surabaya pada 2017, Ofan identik dengan nomor punggung 8. Namun, nomor tersebut saat ini sudah digunakan oleh Andre Oktaviansyah sehingga ia harus memilih nomor lain.
Pilihan Ofan jatuh pada nomor 27, yang memiliki makna spesial bagi Persebaya Surabaya. Nomor tersebut merujuk pada tahun lahir Green Force, yakni 1927, yang menjadi simbol sejarah besar klub.
Uniknya, nomor punggung 27 juga digunakan oleh adiknya, Marselino Ferdinan, yang saat ini bermain di Belgia bersama KMSK Deinze. Keputusan Ofan memilih nomor yang sama dengan adiknya pun menjadi perhatian tersendiri.
Ofan mengaku sempat berdiskusi dengan Marselino sebelum memilih nomor tersebut. Ia menilai tidak ada salahnya jika keduanya mengenakan nomor yang sama sebagai bentuk dukungan satu sama lain.
“Kemarin sempat ngobrol sama Lino (Marselino), tidak salahnya memakai nomor itu kita saling support, saya mendukung dia, dia mendukung saya. Sama-sama kita bikin perubahan secara kondusifitas dan kekeluargaan,” ujar Ofan.
Lebih dari sekadar nomor punggung, Ofan menegaskan pembuktian tetap harus dilakukan di atas lapangan. Baginya, nomor hanyalah simbol, sedangkan kerja keras dan kontribusi nyata lebih penting.
“Akan tetapi bukan soal nomor ya, semua tetap pembuktian bagaimana di lapangan,” tambahnya.
Nomor punggung 27 sendiri terakhir kali dikenakan oleh Fandi Eko Utomo pada musim 2018. Setelah bertahun-tahun tidak digunakan, kini nomor tersebut kembali menghiasi lapangan dengan sosok Oktafianus Fernando.
Dalam empat laga terakhir sebelum kedatangannya, Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan. Situasi itu menjadi tantangan tersendiri bagi Ofan yang ingin membantu tim kembali ke jalur kemenangan.
“Pertama kali saya bergabung lagi latihan tadi, saya melihat anak-anak sangat kuat ya. Didominasi oleh pemain muda dan sangat optimis menatap putaran kedua bisa lebih baik lagi,” ucapnya.
Sebagai pemain yang pernah membela Persebaya Surabaya dari Liga 2 hingga Liga 1, pengalaman Ofan tidak bisa dipandang sebelah mata. Selama periode pertamanya bersama Persebaya Surabaya, ia mencatatkan 66 penampilan dengan torehan lima gol dan 12 assist.
Kini, tugasnya tidak hanya sebagai pemain di lapangan, tetapi juga sebagai sosok senior yang mampu membimbing para pemain muda. Persebaya Surabaya memiliki banyak talenta muda yang potensial, dan peran Ofan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mentalitas tim.
“Ya, pastinya mempertahankan mental dan menaikkan mental dengan kebersamaan, kekeluargaan. Kalau di Persebaya seperti yang saya bilang, ini bukan sekedar tim, ini keluarga,” jelasnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
