Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 November 2025 | 14.46 WIB

Empat Dosa Dime Dimov Dibongkar Bonek! Bek Persebaya Surabaya Asal Balkan Diminta Hengkang Musim Depan

Dime Dimov tuai kritik tajam dari Bonek usai Persebaya Surabaya ditahan imbang Bhayangkara FC. (Dok. Persebaya Surabaya) - Image

Dime Dimov tuai kritik tajam dari Bonek usai Persebaya Surabaya ditahan imbang Bhayangkara FC. (Dok. Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Empat kesalahan besar Dime Dimov kembali dibongkar Bonek yang kini terang-terangan meminta bek asal Balkan itu hengkang pada akhir musim. Kemarahan suporter memuncak setelah ia kembali tampil buruk saat Persebaya Surabaya ditahan imbang 1-1 oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-14 Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Jumat (28/11).

Pertandingan tersebut sebenarnya berjalan ketat, tetapi fokus Bonek justru tertuju pada rapuhnya pertahanan Persebaya Surabaya dalam momen penting. Dimov dianggap kembali menjadi titik lemah sehingga Green Force kehilangan kemenangan di detik akhir pertandingan.

Persebaya Surabaya sejatinya sempat memimpin setelah kemelut di depan gawang Bhayangkara membuat bola liar disambar Catur Pamungkas sebelum membentur Putu Gede dan masuk ke gawang sendiri. Sayang, keunggulan itu luluh pada menit 90+8 saat Dendy Sulistyawan menyundul bola ke tiang jauh setelah memenangkan duel udara melawan Dimov. Momen tersebut menjadi pemicu kritik besar yang sudah menumpuk sejak awal musim.

Bonek mengungkap “4 dosa Dimov” dalam empat laga berbeda saat berhadapan dengan Bali United, Persija Jakarta, Arema FC, dan Bhayangkara FC yang seluruhnya berujung gol karena kesalahan personalnya.

Bali United

Pada laga melawan Bali United, Dimov kalah duel satu lawan satu melawan Boris Kopitovic. Kekalahan itu dinilai fatal karena membuka ruang bagi sang striker untuk mencetak gol yang seharusnya bisa dicegah dengan antisipasi lebih baik.

Persija Jakarta

Di pertandingan kontra Persija, ia kembali bermasalah saat gagal mengawal Gustavo Almeida. Gustavo lolos dari penjagaannya dan menyundul bola dengan leluasa hingga membuat Persebaya Surabaya kembali kebobolan di situasi yang tidak berbahaya.

Arema FC

Saat menghadapi Arema FC, kesalahannya mencapai puncak ketika ia melakukan gol bunuh diri. Bonek menilai blunder tersebut tidak bisa diterima karena terjadi dalam situasi yang sama sekali tidak memberikan tekanan berarti kepada lini pertahanan.

Bhayangkara FC

Kesalahan teranyar terjadi di Lampung saat ia kalah duel udara dari striker lokal Dendy Sulistyawan. Padahal postur tubuhnya lebih tinggi, tetapi penempatan posisinya dianggap buruk hingga Dendy bisa menanduk bola bebas ke tiang jauh tanpa gangguan berarti.

Akun fanbase @onlinepersebaya menuliskan kritik keras yang mewakili kekecewaan mayoritas suporter.

“Kamu bisa bermain baik selama 89 menit, namun satu kesalahan yang kamu perbuat bisa berpengaruh pada hasil pertandingan. Jadi tolong segera perbaiki performamu dan kurangi melakukan kesalahan dalam bertahan,” tulis akun tersebut.

Mereka juga merinci empat kesalahan Dimov di semua laga tersebut sebagai bentuk evaluasi terbuka.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore