Dua pemain PSIM Jogja, Cahya Supriadi dan Raka Cahyana Rizky dipanggil Timnas Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com - PSIM Jogja kembali berkontribusi untuk sepak bola nasional. Dua pemain muda andalan mereka, Cahya Supriadi dan Raka Cahyana Rizky, resmi dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (training camp / TC) Tim Nasional Indonesia U-23.
TC ini menjadi bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 yang akan digelar di Thailand pada Desember mendatang.
Kegiatan TC dijadwalkan berlangsung dari 6 hingga 27 November di Jakarta.
Selama periode tersebut, skuad Garuda Muda asuhan Indra Sjafri juga dijadwalkan menjalani laga uji coba internasional melawan tim kuat asal Afrika, Mali.
Uji coba ini diharapkan menjadi ajang penting untuk mengasah kekompakan dan mental para pemain muda Indonesia menjelang turnamen akbar kawasan Asia Tenggara tersebut.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada dua pemainnya itu.
“Ya pastinya ini sudah panggilan yang ke beberapa kali bagi mereka. PSIM selalu berharap yang terbaik untuk Cahya dan Raka selama menjalani pemusatan latihan Timnas, termasuk saat uji coba nanti,” ujar Razzi, Kamis (13/11) dikutip dari website psimjogja.com.
Meski tengah menjalani TC bersama Timnas, kedua pemain tersebut tetap diperbolehkan memperkuat PSIM Jogja dalam laga BRI Super League mendatang.
Laskar Mataram akan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Mandala Krida pada 22 November, lalu menghadapi Persija Jakarta di laga tandang pada 28 November.
“Terkait peluang bermain melawan Bhayangkara dan Persija, tidak ada masalah. Kita sudah berkoordinasi dengan baik bersama Coach Indra Sjafri,” jelas Razzi. “Jadi, kedua pemain tetap bisa tampil di dua laga tersebut,” tambahnya.
Lebih lanjut, Razzi berharap pengalaman internasional yang didapat Cahya dan Raka bersama Timnas dapat menjadi bekal berharga ketika kembali memperkuat PSIM.
“Mereka masih muda dan butuh banyak jam terbang. Semoga pengalaman dari TC dan uji coba nanti bisa meningkatkan performa mereka bersama PSIM,” tutupnya.
Pemanggilan dua pemain PSIM Jogja ini menjadi bukti bahwa klub asal Kota Gudeg tersebut terus berperan aktif dalam pengembangan talenta muda sepak bola Indonesia.
Dukungan dari klub terhadap pemainnya yang dipanggil Timnas menjadi sinyal positif bagi masa depan sepak bola Tanah Air.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
