Kolektivitas Persebaya Surabaya era Eduardo Perez wajib diuji dengan konsistensi di Super League 2025/2026. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Menariknya selain jadwal panas yang akan dihadapi Persebaya Surabaya pada September 2025, Green Force justru mencatatkan statistik mengagumkan di lini serang. Mereka tercatat sebagai tim dengan koleksi assist terbanyak ketiga di Super League 2025/2026 dengan rata-rata 1,33 assist per pertandingan dari total empat assist dalam tiga laga.
Catatan ini menjadi bukti nyata tim asuhan Eduardo Perez bukanlah tim egois yang hanya mengandalkan naluri individu semata.
Sebaliknya, mereka menunjukkan karakter kolektivitas tinggi dengan kerja sama tim yang efektif dalam membangun serangan.
Capaian empat assist dalam tiga laga awal membuat Persebaya Surabaya mampu bersaing dengan klub papan atas lain.
Persija Jakarta memimpin daftar dengan tujuh assist dari empat laga, disusul Bali United dengan enam assist.
Sementara Persebaya Surabaya bersaing ketat bersama Dewa United dan Persik Kediri yang sama-sama mencatat empat assist.
Bedanya, Persebaya Surabaya lebih efisien karena jumlah laga yang dimainkan lebih sedikit dibandingkan kompetitor lain.
Efektivitas ini menandakan setiap peluang yang tercipta benar-benar dimaksimalkan oleh para pemain dengan kerja sama yang rapi.
Statistik ini juga memperlihatkan filosofi permainan Eduardo Perez yang menekankan pentingnya distribusi bola.
Dalam setiap laga, alur serangan Persebaya Surabaya kerap lahir dari kombinasi umpan antar lini yang terstruktur dan sabar membongkar pertahanan lawan.
Hasilnya terlihat nyata dengan dua kemenangan penting yang sudah diraih Persebaya Surabaya di tiga laga awal musim.
Meski sempat kalah mengejutkan di laga perdana melawan tim promosi PSIM Yogyakarta dengan skor tipis 1-0, Green Force langsung bangkit dengan permainan atraktif penuh kolektivitas.
Posisi Persebaya Surabaya di papan klasemen saat ini cukup menjanjikan untuk bersaing di jalur juara. Mereka menempati peringkat kelima sementara dengan enam poin, hasil dari dua kemenangan dan satu kekalahan.
Menariknya, perjalanan mereka di September ini akan benar-benar menjadi ujian ketahanan dan konsistensi.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
