Wonderkid baru era Eduardo Perez siap bersinar bersama Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya menunjukkan komitmen kuat dalam membangun regenerasi tim dengan mengorbitkan pemain muda dari Elite Pro Academy (EPA). Pelatih Eduardo Pérez Moran memberi kepercayaan besar pada talenta lokal dalam rangkaian tur pramusim jelang Super League 2025/2026.
Dalam laga uji coba melawan Football West All Star di Sam Kerr Football Centre, Australia, dua nama mencuri perhatian. Mereka adalah Sadida Nugraha Putra dan Sheva Kardanu Setiawan yang tampil berani dan penuh determinasi.
Keputusan Eduardo menurunkan mereka bukan sekadar eksperimen, tetapi bagian dari visi jangka panjang membangun kekuatan Green Force.
“Kami percaya semua pemain dari akademi punya potensi,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
Eduardo bahkan mengungkapkan saat itu lebih dari tujuh pemain jebolan akademi tampil bersama tim utama.
“Kurasa kami memainkan lebih dari tujuh pemain yang belajar di akademi. Sekarang, sebenarnya, empat atau lima pemain berasal dari U-20,” ujar Eduardo Perez usai laga tur pramusim hadapi Football West All Star.
"Tidak, kami sedang dalam pramusim. Jadi, kami perlu mencoba semua pemain."
Ia menegaskan promosi bukan semata formalitas, tapi bentuk kepercayaan penuh terhadap kualitas anak-anak muda Persebaya Surabaya.
"Jadi, ini pekerjaan yang sangat bagus yang dilakukan akademi. Tentu saja, sekarang dia ada di tim utama. Sekarang, selangkah demi selangkah, kami perlu menunjukkan bahwa kami punya level," imbuh Eduardo Perez.
Sadida Nugraha menjadi sorotan karena dipercaya sebagai starter dalam laga uji coba tersebut. Meski awalnya dikenal sebagai gelandang bertahan, Sadida tampil tenang saat menjalankan peran di lini belakang.
Pemain 19 tahun itu menunjukkan disiplin tinggi dan keberanian duel satu lawan satu, membuat staf pelatih memberikan pujian terbuka.
Eduardo pun menyebut Sadida merupakan salah satu aset akademi yang kini bersiap tampil di level senior.
Sementara itu, Sheva Kardanu tampil sebagai bek kiri yang agresif dan fleksibel. Ia dimainkan pada babak kedua dan menunjukkan kemampuan overlap serta akurasi umpan silang yang menjanjikan.
Sheva dikenal bisa bermain di dua sisi lapangan, membuatnya menjadi opsi taktis yang sangat berguna dalam formasi 4231 maupun 433.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
