Borneo FC bermain imbang 1-1 kontra Persebaya Surabaya di Stadion Segiri, Samarinda (18/5). (Rama sihotang/KaltimPost)
JawaPos.com - Hasil seri kembali diraih Persebaya Surabaya saat menghadapi tuan rumah Borneo FC. Skor 1-1 membuat Green Force kembali gagal mengkudeta Dewa United dari peringkat dua klasemen sementara Liga 1.
Bajul Ijo unggul duluan lewat penalti Bruno Moreira pada menit 61. Namun 16 menit berselang, Matheus Pato menyamakan kedudukan juga melalui eksekusi tendangan 12 pas.
Eksekusi titik putih Bruno mengukuhkan klub kebanggaan arek-arek Suroboyo ini sebagai raja penalti Liga 1 musim ini. Melansir data Liga 1 Match, Green Force mencetak tujuh kali eksekusi penalti yang membawa skuad asuhan Uston Nawawi ini sebagai raja gol penalti Liga 1.
Catatan unik ini tidak berhenti sampai di situ. Kapten Persebaya, Bruno Moreira menjadi raja penalti di Persebaya. Satu golnya ke gawang Nadeo Argawinata membuat catatan gol penaltinya menjadi lima.
Artinya, lima dari tujuh gol penalti Green Force dicetak pemain Brasil ini. Jumlah tersebut juga hampir menyamai perolehan gol penaltinya pada musim lalu, yakni enam gol.
Pemain bernama lengkap Bruno Moreira Soares ini memuncaki daftar top skor Persebaya dengan koleksi 10 gol, sekaligus menyamai rekor golnya musim lalu.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
