
Menantikan nasib Mohammed Rashid bersama Persebaya Surabaya musim depan. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya mulai bersiap menghadapi musim depan meski Liga 1 musim ini belum berakhir. Dengan menyisakan tujuh pertandingan, peluang juara masih ada meski terbilang kecil.
Kini Persebaya Surabaya menduduki posisi ketiga klasemen dengan selisih sembilan poin dari pemuncak klasemen. Namun, tim tetap bertekad mengumpulkan poin sebanyak mungkin di sisa laga.
Manajemen Persebaya Surabaya berkomitmen untuk mengakhiri musim ini dengan hasil terbaik. Mereka juga mulai mempersiapkan skuad yang lebih tangguh untuk musim depan.
Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda mengungkapkan, 70 persen pemain musim ini akan tetap bertahan. Fondasi tim yang ada dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Azrul telah membocorkan tujuh nama pemain yang dipastikan bertahan musim depan. Di antara mereka ada Bruno Moreira, Francisco Rivera, Dejan Tumbas, dan Malik Risaldi.
Selain itu, dua kiper andalan Persebaya Surabaya, Ernando Ari dan Andhika Ramadhani, juga masuk dalam daftar pemain yang bertahan. Nama Toni Firmansyah melengkapi tujuh pemain yang dipastikan tetap membela Green Force.
Menariknya, tidak ada nama Mohammed Rashid dalam daftar tersebut. Padahal, gelandang asal Palestina itu sering menjadi pemain kunci di lini tengah Persebaya Surabaya.
Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat Rashid kerap tampil solid. Namun, manajemen tampaknya punya pertimbangan lain untuk menyusun kekuatan musim depan.
Persebaya Surabaya berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemain dan staf kepelatihan. Perubahan dan penambahan dalam tim menjadi bagian dari strategi memperkuat skuad.
Dengan fondasi tim yang dianggap kuat, Persebaya Surabaya optimistis bisa tampil lebih kompetitif. Para pemain yang bertahan diharapkan menjadi tulang punggung dalam meraih prestasi.
Sementara itu, nasib beberapa pemain lain masih belum jelas. Manajemen dikabarkan masih mempertimbangkan siapa saja yang layak dipertahankan atau dilepas.
Keputusan ini diambil demi menjaga keseimbangan tim dan meningkatkan kualitas permainan. Persebaya Surabaya ingin tampil lebih solid di setiap lini pada musim mendatang.
Evaluasi terhadap staf kepelatihan juga menjadi perhatian utama. Azrul Ananda ingin memastikan tim ini dipimpin oleh pelatih dan staf yang mumpuni.
Persebaya Surabaya berambisi tidak hanya bersaing di papan atas, tetapi juga merebut gelar juara. Oleh karena itu, persiapan matang dilakukan sejak dini.
Dukungan penuh dari Bonek dan Bonita menjadi motivasi tambahan bagi tim. Persebaya Surabaya ingin memberikan kebanggaan kepada para pendukung setianya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
