Rizky Ridho bisa jadi starter saat Mees Hilgers absen bela Timnas Indonesia. (Instagram @rizkyridhoramadhani)
JawaPos.com — Timnas Indonesia menghadapi tantangan besar menjelang pertandingan penting melawan Jepang pada 15 November 2024 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mees Hilgers, bek andalan yang bermain di klub FC Twente, dipastikan absen karena cedera hamstring yang dideritanya.
Kabar absennya Hilgers menjadi pukulan bagi pertahanan Timnas Indonesia yang membutuhkan sosok solid di lini belakang. Pelatih Shin Tae-yong kini harus memutar otak untuk menyesuaikan susunan tim tanpa Hilgers yang selalu tampil lugas di bawah arahannya.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir turut mengonfirmasi kondisi terkini skuad Timnas Indonesia. Hilgers mengalami cedera dalam pertandingan terakhirnya bersama FC Twente, sehingga ia tidak akan pulih tepat waktu untuk laga melawan Jepang maupun Arab Saudi.
“Mees Hilgers kemarin di pertandingan terakhir (bersama Twente) ada hamstring. Sepertinya tidak akan memperkuat (Timnas) jadi kedatangan Kevin Diks untuk pertandingan melawan Saudi sangat dibutuhkan,” ungkap Erick Thohir, Jumat (8/11).
Absennya Hilgers ini memberi peringatan bagi Timnas Indonesia yang sedang menargetkan poin di fase penting kualifikasi ini. Tanpa Hilgers, Shin Tae-yong perlu mengandalkan opsi lain di lini belakang yang mampu menahan gempuran tim-tim Asia Timur yang terkenal tajam seperti memainkan Rizky Ridho yang tampil moncer bersama Persija Jakarta.
Dalam waktu yang bersamaan, proses naturalisasi Kevin Diks, pemain keturunan Indonesia, sedang dikebut agar bisa memperkuat skuad Garuda. Diks, yang memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya, tengah menjalani tahapan pengambilan sumpah sebagai warga negara Indonesia.
Erick Thohir menjelaskan bahwa percepatan naturalisasi Diks tidak lepas dari dukungan Presiden Prabowo Subianto. Perhatian khusus dari pemerintah dan dukungan dari DPR membuat proses ini berjalan cepat, dengan harapan Diks siap turun melawan Jepang.
“Kevin Diks, kemarin terima kasih kepada Bapak Presiden Pak Prabowo Subianto, yang terus mendukung bagaimana tim sepak bola kita menuju kelas dunia, pimpinan DPR bahkan kemarin dipercepat mestinya tidak ada diskusi atau agenda, mereka mempercepat Terima kasih kepada pimpinan DPR yang sangat suportif hal ini,” kata Erick Thohir.
Menurut Erick, surat persetujuan presiden untuk naturalisasi Diks sudah keluar. Kini, yang ditunggu hanyalah proses pengambilan sumpahnya yang diharapkan bisa berlangsung hari ini.
“Tapi Apakah Kevin Diks bisa bermain melawan Jepang? Kita sedang urus administrasinya," ujar Erick Thohir.
"Kita tunggu angkat sumpahnya, rencana mungkin hari ini. Karena kemarin suratnya sudah keluar, peraturan Kepres dari Presidennya.”
Erick menekankan pentingnya kehadiran Diks dalam skuad Garuda untuk menambah kekuatan dan kedalaman di lini belakang. Diks diharapkan bisa memberikan kontribusi signifikan, terutama setelah kepastian bahwa Hilgers absen dalam laga melawan Jepang dan Arab Saudi.
“Jadi kita sedang coba melakukan percepatan, untuk mempertebal lagi tim nasional kita,” terangnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
