
TAK DICORET: Jordi Amat meskipun dapat kartu merah di laga krusial kontra Irak, dia tak dicoret oleh Shin Tae-yong jelang hadapi Filipina. (Instagram Jordi Amat)
JawaPos.com — Kartu merah yang diterima Jordi Amat dalam laga krusial Timnas Indonesia melawan Timnas Irak pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menjadi sorotan. Bek Johor Darul Takzim (JDT) itu harus absen di dua pertandingan berikutnya, termasuk melawan Filipina.
Namun, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), dipastikan tidak akan mencoret Jordi Amat dari daftar pemain. Sebaliknya, STY telah menentukan 23 pemain yang akan menghadapi Filipina di laga terakhir Grup F Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pertandingan melawan Filipina dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 11 Juni 2024, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Timnas Indonesia wajib meraih tiga poin untuk mendapatkan tiket ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meski harus bermain tanpa Jordi Amat, STY telah mempersiapkan tim dengan baik dan tidak perlu mencoret pemain lain karena kartu merah yang diterima Jordi.
Jordi Amat, yang menerima kartu merah pada menit ke-59 dalam pertandingan melawan Irak, melakukan pelanggaran keras terhadap Youssef Amyn. Timnas Indonesia yang bermain dengan 10 pemain akhirnya harus mengakui keunggulan Irak dengan skor 0-2. Hasil ini menunda harapan Timnas Indonesia untuk lolos langsung ke putaran ketiga.
Sehari setelah pertandingan, Jordi Amat menumpahkan emosinya di akun Instagram pribadinya (@jordiamat5) dengan janji untuk kembali lebih kuat. "Saya akan kembali lebih kuat, saya berjanji!" tulis Jordi, menegaskan tekadnya untuk memperbaiki kesalahan dan memberikan yang terbaik di masa depan.
Shin Tae-yong, meski harus kehilangan Jordi Amat, tetap optimistis dengan skuadnya. Pelatih asal Korea Selatan ini memastikan bahwa Jordi masih layak membela tim dan siap mengevaluasi performa setiap pemain. Sementara itu, STY telah menetapkan 23 pemain yang akan melawan Filipina tanpa harus mencoret satu pemain pun karena absennya Jordi.
Salah satu nama baru yang dipastikan masuk skuad adalah Malik Risaldi. Selain itu, proses naturalisasi Calvin Verdonk telah selesai, dan dia bisa membela Timnas Indonesia melawan Filipina. Sebelumnya, Calvin tidak bisa didaftarkan saat melawan Irak karena proses naturalisasinya belum rampung.
Asnawi Mangkualam, salah satu pemain kunci Timnas Indonesia, menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter atas kekalahan dari Irak. "Saya mewakili seluruh pemain memohon maaf kepada suporter dan fans karena hasil ini tidak memuaskan," ujar Asnawi.
Namun, dia tetap optimistis bahwa peluang Timnas Indonesia untuk lolos masih terbuka. Kemenangan melawan Filipina menjadi harga mati untuk memastikan langkah ke putaran berikutnya.
Timnas Indonesia saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup F dengan tujuh poin. Filipina berada di dasar klasemen dengan satu poin, sementara Irak sudah memastikan diri lolos dengan 15 poin di puncak klasemen. Vietnam berada di posisi ketiga dengan enam poin dan akan menghadapi Irak di laga lainnya pada 11 Juni 2024.
Berikut adalah daftar lengkap 23 pemain yang dipersiapkan Shin Tae-yong untuk menghadapi Filipina:
Adi Satryo (PSIS)
Ernando Ari (Persebaya)
Calvin Verdonk (NEC Nijmegen)
Justin Hubner (Cerezo Osaka)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
