Pemain Inter Milan Benjamin Pavard. (Instagram/@benpavard21)
JawaPos.com- Inter Milan semakin dekat menatap laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG). Laga final tersebut akan dimainkan di Allianz Arena, Minggu (1/6).
Menjelang laga final tersebut, Inter Milan disibukkan dengan jadwal padat di Liga Italia. Mereka harus bersaing dengan Napoli untuk meraih gelar juara Liga Italia musim ini, dan sayangnya mereka harus gagal mendapatkan scudetto.
Namun, bek Inter Milan Benjamin Pavard justru menganggap jadwal padat tersebut menguntungkan timnya jelang laga final Liga Champions. "Saya pikir itu justru menguntungkan karena memainkan begitu banyak pertandingan berturut-turut membuat Anda tetap tajam dan fokus pada tujuan Anda memenangkan trofi. Otak tidak butuh istirahat, itu nanti. Kami bukan tim bintang," ucapnya saat diwawancara media Prancis L'Equipe, Kamis (29/5).
Musim ini, Inter Milan mengalami kegagalan di dua kompetisi yaitu Coppa Italia dan Liga Italia, tapi Benjamin Pavard menegaskan bahwa rekan setimnya akan menghadapi kegagalan tersebut bersama-sama. "Kami melakukan segalanya bersama-sama, kami tahu cara menderita bersama-sama, dan tidak ada pemain yang lebih baik dari yang lain," lanjut pemain 29 tahun tersebut.
Di setiap pertandingan, Inter Milan selalu berusaha untuk menang dalam penguasaan bola, namun mereka juga tahu kapan harus bermain bertahan. "Kami selalu ingin mendominasi penguasaan bola, tetapi terkadang kami menghadapi tim yang menginginkan hal yang sama. Kami harus beradaptasi. Begitu kami harus mundur dan bertahan dalam, kami tahu cara melakukannya," pungkas Benjamin Pavard.
Bek tim nasional Prancis tersebut diprediksi akan kembali bermain sejak menit pertama saat laga final Liga Champions. Musim ini, Pavard sudah bermain sebanyak 11 pertandingan di Liga Champions, namun dia mengalami distorsi pada engkel saat laga semifinal melawan Barcelona.
Sebagai pemain senior di Inter Milan, Benjamin Pavard tentu memiliki pengalaman bertanding di laga final Liga Champions. Saat masih menjadi pemain Bayern Munchen, dia turut membawa timnya mengalahkan PSG di final Liga Champions musim 2019/2020.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
