
Tijjani Reijnders menyebut bahwa pendukung AC Milan turut serta dalam kemenangan comeback dalam pertandingan ini. (Dok. Sempre Milan)
JawaPos.com- AC Milan gagal meraih kemenangan di laga derbi melawan Inter Milan pada pekan ke-23 Liga Italia 2024/2025. Laga yang dimainkan di San Siro, Senin (3/2) tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.
Bertindak sebagai tim tuan rumah, AC Milan berhasil unggul terlebih dahulu lewat gol yang dicetak oleh Tijjani Reijnders di menit ke-45. Kemenangan AC Milan di depan mata harus sirna saat tendangan Stefan de Vrij mampu menjebol gawang Mike Maignan di menit ke-90+3.
Sang pencetak gol, Tijjani Reijnders menganggap timnya sudah bermain jauh lebih baik daripada saat kalah melawan Dinamo Zagreb. "Ini adalah mentalitas yang harus kami bawa ke setiap pertandingan, kami seharusnya hanya memainkan pertandingan seperti ini. Kami harus melakukannya lebih sering, itu akan membuat hidup kami lebih mudah. Hari ini kami berjuang tetapi sayangnya kami kebobolan gol di menit terakhir," ucapnya kepada DAZN di Sempre Milan, Senin (3/2).
Walaupun meraih hasil imbang, Tijjani Reijnders ingin AC Milan mengubah mentalitasnya dalam setiap pertandingan. "Kami harus melakukannya, kami tidak berada dalam posisi yang baik di liga dan kami harus menunjukkan apa yang kami lakukan hari ini di setiap pertandingan," lanjut pemain Timnas Belanda tersebut.
Pemain 26 tahun ini juga menilai bahwa AC Milan kurang baik dalam menguasai bola dan saat menyelesaikan peluang. Reijnders yakin jika rekannya mampu bermain tenang, hasil pertandingan ini mungkin tidak berakhir seri.
Tidak adanya Youssouf Fofana di laga ini membuat peran Reijnders diubah oleh pelatih AC Milan Sergio Conceicao. "Sedikit berbeda, tetapi saya melakukan apa yang diminta pelatih. Tentu saja saya lebih suka berada di posisi yang lebih tinggi, biasanya Youssouf (Fofana) yang mengurus pertahanan. Hari ini saya harus bertindak lebih sebagai pemain nomor 6, tetapi itu hanya untuk pertandingan ini," sambung kakak kandung Eliano Reijnders ini.
Tidak hanya mencetak satu-satunya gol untuk Rossoneri, Reijnders mampu mencetak sejarah sebagai pencetak gol terbanyak kelima untuk klubnya. "Merupakan hal yang istimewa untuk bermain di setiap pertandingan untuk klub ini. Ini fantastis, terutama untuk semua pemain Belanda yang bermain di sini sebelum saya. Sayangnya, gol yang saya cetak tidak cukup,” ujarnya.
Sisi penyerangannya memang sangat menonjol dalam laga yang berakhir imbang ini. Menurut Fotmob, Reijnders memiliki akurasi tendangan mencapai 100 persen hasil tiga tendangan berhasil dari tiga percobaan.
Bermain sebagai gelandang tengah, Reijnders memang cukup rajin untuk mencetak gol. Melansir Transfermarkt, bersama AC Milan di Liga Italia musim ini, ia mampu mencetak tujuh gol dan tiga assist.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
