
Royal Enfield Himalayan 450 sangat mumpuni untuk dijadikan kendaraan komuter sehari-hari. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)
JawaPos.com-Royal Enfield Himalayan 450 resmi meluncur di Indonesia pada hari pertama Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), tepatnya pada 18 Juli 2024. Motor bergenre adventure untuk para rider berjiwa petualang yang ingin merasakan berkendara di berbagai jenis medan tanpa hambatan.
Ground clearance motor yang mencapai 230 milimeter membuat motor mampu melewati medan yang sulit tanpa khawatir rangka membentur permukaan tanah. All-New Himalayan 450 terserbut secara spesifikasi diklaim memiliki tenaga dan torsi lebih besar daripada seri sebelumnya, serta menghasilkan performa rpm-rendah yang sangat baik dan sesuai dengan karakter asli Royal Enfield.
Selain itu, versi terbaru Himalayan tersebut juga dilengkapi dengan peredam kejut upside down 43 mm di depan yang dipadukan dengan suspensi belakang yang bertipe monoshock mampu meredam getaran dengan baik.
Tampilannya yang gagah melengkapi kemampuan Himalayan 450 untuk menerabas berbagai medan dengan gampang. Tapi, pertanyaannya, bagaimana jika motor dengan gaya adventure tersebut digunakan sebagai tunggangan harian? Jawabannya, Himalayan 450 tetap bisa diandalkan untuk dijadikan kendaraan sehari-hari.
Hal itu dibuktikan saat wartawan JawaPos.com mendapatkan kesempatan untuk mencoba motor tersebut selama hampir sepekan. Dari jok pengendara, menampilkan layar bundar sederhana. Meski begitu terdapat TFT berwarna yang menyertakan konektivitas telepon dan navigasi berbasis peta Google. Teknologi tersebut sangat membantu, sebab dapat memberikan informasi jalur berupa navigasi belokan demi belokan. Sangat berguna saat digunakan untuk berkendara di jalanan perkotaan kawasan Jabodetabek.
Himalayan 450 memiliki tenaga maksimum 40.02PS di 8.000rpm, dan torsi maksimum 40Nm di 5.500rpm. Mesin Sherpa 452cc terbaru menghasilkan 90 persen torsinya mulai dari 3.000 rpm ke atas, memberikan penyaluran tenaga yang terkendali tanpa harus digas terlalu kencang. Sangat mumpuni untuk melibas rute perkotaan dengan tipe berkendara stop and go.
Mesin Royal Enfield Himalayan 450 tidak terasa panas meski harus menembus kemacetan Jakarta. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)
Karena dikendarai di rute perkotaan, tentu saja kerap terjebak dalam kemacetan. Namun, mesin Himalayan 450 tak terasa panas sama sekali. Itu karena, di seri terbaru ini sudah dilengkapi dengan liquid cooled.
Saat melewati jalan raya, Himalayan 450 yang memiliki transmisi 6 percepatan itu pun bisa dipacu dengan kencang. Faktor pengeremannya juga mumpuni karena sudah memiliki fitur ABS yang bisa diaktifkan maupun dinonaktifkan oleh pengendara. Ada empat mode berkendara yang bisa dicoba, yaitu Eco ABS On, Eco ABS Off, Performance ABS On, dan Performance ABS Off.
Karena sudah dari lahir dipersiapkan untuk melintasi berbagai tipe jalan, pengendara Himalayan 450 tentu tak perlu khawatir ketika harus melewati jalanan rusak. Cukup melaju dengan kecepatan sedang, motor akan melewati “jalanan keriting” dengan mudahnya. Hal ini sesuai dengan tagline dari Himalayan: Built for All Roads, Built for No Roads.
Selain dibawa menembus rute perkotaan melewati jalan raya yang mulus serta jalan perkampungan yang sempit dan tak rata, Himalayan 450 juga sempat diajak untuk touring sedikit ke luar perkotaan. Tepatnya ke daerah Puncak, Bogor. Sama dengan ketika melaju di perkotaan, saat menempuh perjalanan di Puncak pun relatif tidak ada hambatan berarti saat berkendara dengan Himalayan 450.
Kesimpulannya, motor Royal Enfield Himalayan 450 sangat mampu diandalkan sebagai kendaraan sehari-hari melewati rute perkotaan. Selain itu, juga sangat andal untuk dijadikan sebagai motor touring. Dengan kapasitas mesin yang mencapai 450 cc, konsumsi BBM-nya pun masih terbilang irit. Saat melakukan pengetesan, Himalayan 450 mampu menempuh jarak sekitar 23 km untuk satu liternya. (*)

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
