
Sejumlah siswa SMAN di Banjarmasi tengah serius mengerjakan soal UNBK di hari pertama, Senin (9/4).
JawaPos.com - Media sosial (medsos) Line dihebohkan dengan beredarnya gambar potongan soal ujian nasional (Unas). Beredarnya gambar itu membuat Kemendikbud membuat tim investigasi untuk mengungkap aksi curang tersebut.
Irjen Kemendikbud Daryanto menyatakan, aksi yang diduga dilakukan siswa itu merupakan kecurangan. "Bukan kebocoran," katanya kepada Jawa Pos, Sabtu (14/4).
Sebelumnya, beredar soal ujian nasional SMA di media sosial Line. Pelaku secara sengaja memfoto soal yang tertera di komputer. Tujuannya meminta bantuan. Daryanto mengatakan, tim investigasi sedang bekerja untuk menelusuri jejak digital pelaku. "Insya Allah segera terungkap pelakunya," imbuhnya.
Menurut Daryanto, berdasar temuan sementara, pelakunya hanya satu orang. Tapi, seolah-olah banyak lantaran data yang berupa foto screen tersebut tersebar di media sosial.
"Siswa yang lain kami imbau tetap tenang sehingga kasus ini segera tertangani dengan tuntas," tuturnya.
Lalu, apa tindakan Kemendikbud setelah pelaku diketahui?
Menurut Daryanto, pihaknya akan membawa kasus itu secara serius. "Kita serahkan ke aparat penegak hukum karena beliau lebih paham menangani hal-hal seperti ini," imbuhnya.
Pengamat Pendidikan, Indra Charismiadji menyayangkan beredarnya foto-foto soal ujian di aplikasi chat Line. Dia juga menduga itu difoto sendiri oleh siswa peserta ujian. "(Unas) nggak menentukan apa-apa aja masih bocor," katanya.
Selain itu, Indra mengikuti curhat sejumlah peserta ujian di media sosial. Hampir seluruh curhat tersebut berisi kekesalan karena soal yang diujikan sulit. Selain itu, soal tersebut tidak sesuai kisi-kisi. Indra menyatakan, keluhan tentang sulitnya soal ujian terjadi setiap tahun.
"Ini bukti kualitas pendidikan kita memang rendah," tuturnya. Melihat terus munculnya keluhan soal Unas yang sulit, berarti sudah waktunya memperbaiki kualitas pendidikan Indonesia.
Dia menyayangkan anggaran fungsi pendidikan yang lebih dari Rp 400 triliun per tahun, tetapi manfaatnya tidak ada. Indra berharap Kemendikbud mengevaluasi program pelatihan guru yang sudah berjalan selama ini.
Pelatihan guru yang juga menyedot anggaran besar harus bisa berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, siswa tidak mengalami kesulitan ketika grade kesukaran soal Unas ditingkatkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
