
Royal Residence Hadirkan Tipe Hunian Baru: Communal, Hunian Modern dengan Konsep Co-Living. (Istimewa)
JawaPos.com - Royal Residence terus berinovasi dalam menghadirkan hunian yang mengutamakan kenyamanan. Sejak pertama kali berdiri pada Desember 2003, banyak gebrakan konsep dan desain yang dilakukan. Dengan motto Comfort is Essential, Royal Residence kini memperkenalkan tipe hunian terbaru bernama Communal yang mengusung konsep co-living dengan desain modern Scandinavian.
Menurut Direktur Utama PT Bhakti Tamara Lodewyk Wattimena, peminat perumahan saat ini sudah semakin detail dengan mempertimbangkan banyak instrumen. Mulai lingkungan, konsep, dan harga. "Masyarakat sekarang sudah pintar. Mereka mayoritas memprioritaskan kenyamanan tinggal dulu sebelum bicara soal harga," ungkapnya. Oleh karena itu, Royal Residence selalu mengutamakan tata ruang yang baik, area hijau, dan fasilitas serta kualitas bangunan premium.
Tipe Communal tersedia eksklusif hanya 13 unit eksklusif dalam satu kawasan. Dibuka dengan harga presale mulai Rp 1 M-an. Tipe terbaru dalam cluster Richmond ini memberikan lingkungan yang lebih privat dan nyaman bagi penghuninya. Setiap unit terdiri dari 3 lantai dengan luas bangunan 85–140 m². Tipe Communal dilengkapi dengan 3 kamar tidur dan 3 kamar mandi. Mengadopsi konsep desain Japandi (Japanese-Scandinavian), hunian ini menampilkan kesederhanaan, fungsionalitas, dan estetika minimalis yang hangat serta modern.
Tipe Communal juga dirancang untuk mendukung gaya hidup komunitas dengan berbagai fasilitas bersama, seperti taman, jalur pejalan kaki, dan area hijau yang menambah kenyamanan bagi penghuni. "Surabaya ini dulu punya banyak ruang terbuka hijau yang sudah beralih fungsi. Hal itu ingin kami hadirkan kembali di tengah-tengah Royal Residence," imbuh Lodewyk.
Bukti kepuasan konsumen atas fasilitas Royal Residence terlihat. Lodewyk mengungkapkan, seluruh pembeli di Royal Residence mayoritas adalah end user, sehingga setelah serah terima, hunian langsung dihuni tanpa perlu renovasi tambahan. "Ini menciptakan lingkungan yang hidup, tanpa rumah kosong atau terbengkalai," terang Lodewyk.
Photo
Parkir juga menjadi perhatian utama, di mana tersedia area parkir khusus dengan atap, sehingga ruang carport di masing-masing rumah tetap luas dan fungsional.
Secara lokasi, Royal Residence berada di kawasan strategis. Progres Jalan Lingkar Dalam Barat yang sedang dalam tahap penyelesaian akan semakin meningkatkan aksesibilitas penghuni.
Selain itu, dalam kawasan Royal Residence akan dibangun Universitas Kristen Petra serta rumah sakit, yang akan semakin menambah nilai investasi properti di area ini.
Tak hanya menghadirkan hunian yang nyaman, Royal Residence juga melengkapi kawasannya dengan berbagai fasilitas premium, termasuk Club House, Lapangan paddle, mini soccer, dan basket indoor. Ada pula 6 tempat ibadah bersama pertama di Indonesia.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
