
Masinton Pasaribu
JawaPos.com - Larangan adanya mobilisasi massa pada saat putaran kedua Pilkada DKI Jakarta yang dikeluarkan Polda Metro Jaya bersama KPU, dan Bawaslu disambut baik Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu. Menurutnya, langkah tersebut sudah tepat.
"Itu sudah tepat," tegasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/4)
Alasannya, itu sudah sesuai tugas dan fungsi masing-masing lembaga. Terutama pihak Kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat pada saat hari pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta.
Lagi pula menurutnya, Pilkada DKI merupakan urusan warga Jakarta. Artinya yang menjaga adalah warga Jakarta tanpa perlu warga daerah lain hadir mengawalnya.
Kalau warga di luar Jakarta katanya boleh saja hadir dalam tahap sosialisasi dan kampanye. "Monggo silakan. Tapi kalau saat pencoblosan nggak perlu. Cukup dijaga warga Jakarta dan aparat kepolisian yang dibantu TNI," tegasnya.
Masinton pun menambahkan, tempat pemungutan suara (TPS) bukan lah tempat untuk bertamasya. "Kalau tamasya ke TPS motifnya lain lagi dong karena tempat tamasya itu bukan di TPS. Tamasya itu ke Ancol, Ragunan, Taman Mini, bukan TPS," pungkas politikus PDIP itu. (dna/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
