
ilustrasi pengambilan suara/ image by freepik on freepik
JawaPos.com - Kurang lebih satu bulan menuju pemilihan presiden 2024, banyak orang masih bingung bagaimana harus menentukan kandidat capres-cawapres yang layak.
Hingga saat ini, beberapa hasil survei pilpres menunjukkan angka yang cukup tinggi dalam persentase golongan yang belum menentukan pilihan.
Persentase yang tinggi ini mungkin disebabkan masih banyaknya informasi terkait gagasan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang belum tersampaikan dengan baik.
Untuk mengatasi kebingungan ini, diperlukan beberapa pertimbangan yang bagus dalam menentukan pilihan pada kompetisi pilpres 2024 yang akan dilaksanakan 14 Februari nanti.
Dilansir dari laman lwvnewton.org, terdapat beberapa langkah yang bagus dalam memilih kandidat capres dan cawapres:
1. Pelajari kampanye Kandidat
Untuk memilih Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden sangat diperlukan penilaian terhadap kemampuan kandidat dalam suatu isu dan juga pengalamannya.
Untuk melakukannya, pemilih harus bisa memikirkan isu apa yang menurutnya krusial dan seperti apa kualitas kandidat yang efektif untuk mengisi kursi kepemimpinan.
Untuk mengetahui hal tersebut, pemilih bisa melihat dari material-material kampanye yang bertebaran baik di sosial media maupun di jalan raya.
Dalam material kampanye, umumnya memperlihatkan slogan, kepribadian hingga isu yang ingin dituntaskan oleh masing-masing kandidat.
2. Melihat secara intens pada informasi kampanye
Informasi terkait kampanye yang dilakukan kandidat capres dan cawapres dapat dilihat dari berbagai media baik cetak maupun digital.
Bagaimanapun, cara paling mudah untuk mencari informasi kampanye bisa dilakukan dengan melihat pada media digital seperti website, rekaman pidato kandidat hingga tayangan debat nasional yang dihadiri oleh kandidat.
Pada era digital ini, hampir tidak mungkin bagi kandidat calon presiden dan wakil presiden tidak memiliki website resmi untuk kepentingan kampanyenya.
Website dan sosial media adalh alat tempur yang bagus bagi kandidat capres dan cawapres dalam berinteraksi dengan calon pemilihnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
