Bridgestone Indonesia saat mengunjungi kantor redaksi Jawa Pos Media di Graha Pena, Jalan Ahmad Yani Nomor 88, Surabaya, Jumat (30/5). (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Hari ini, Jawa Pos Media menerima kunjungan spesial dari Bridgestone Tire Indonesia. Mereka datang ke Gedung Graha Pena Lantai 4, Jalan A.Yani Nomor 88, Surabaya, Jumat (30/5).
Tim Bridgestone kompak dan tampak gagah dengan setelan kemeja batik yang dikenakan. Mereka adalah Presiden Director Mukiat Sutikno; Marketing Director Mr. Masaki Abe; dan Head of Corporate Planning Gatot Adrie.
Kehadiran mereka di news room (ruang redaksi) Jawa Pos Media disambut hangat oleh CEO Jawa Pos Media Leak Kustiyo, Wakil Direktur Jawa Pos David Arya dan Rudy Harahap, Pemred Jawa Pos Koran Eko Priyono, Pemred JawaPos TV Guntur Nara Persada, dan jajaran lainnya.
Dalam momen kunjungan ini, Bridgestone membagikan sekilas perjalanan mereka dari merintis bisnis hingga sukses menjadi produsen ban terbesar di dunia. Forum berjalan gayeng dan akrab.
"Seiring dengan waktu, salah satu fokus Bridgestone adalah triple bottom line (3p), yakni people, planet, dan profit. Produk-produk ban kami mengutamakan sustainable (keberlanjutan)," tutur Mukiat, Jumat (30/5).
Bridgestone berkomitmen mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) untuk mendukung efisiensi bahan bakar, sehingga produksi ban lebih ramah lingkungan dan mendukung prinsip keberlanjutan.
Sejak 1973, Bridgestone Tire mendirikan perusahaan di Kawasan industri Surya Cipta Karawang. Selama 52 tahun tersebut, perusahaan asal Jepang ini konsisten menjaga kualitas produk.
"Satu yang bisa kami banggakan, pabrik Bridgestone yang di Karawang sudah mengekspor produk ban ke lebih dari 70 negara di dunia, termasuk Jepang dan Amerika," imbuhnya.
Bridgestone Indonesia juga menetapkan standar kualitas produk yang ketat. Tidak hanya berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), tetapi juga Japan Automobile Tyre Manufacturers Association (JATMA).
"Standarisasi kami ketat. Kalau tidak lolos salah satunya, maka kami anggap tidak layak dan harus dibuang. Ini salah satu bentuk kepedulian Bridgestone terhadap keselamatan pelanggan melalui produk ban berkualitas," ucap Mukiat.
Sementara itu, Head of Corporate Planning, Gatot Adrie, mengatakan bahwa Bridgestone tengah berupaya meningkatkan kesadaran konsumen agar lebih memperhatikan kondisi ban demi performa kendaraan yang optimal.
"Tidak bisa dipungkiri ketika berkendara, keselamatan kita tergantung pada kualitas ban yang memengaruhi performa kendaraan. Konsern kita saat ini itu, bagaimana masyarakat aware merawat bannya. Terkadang masyarakat isi angin seingetnya saja, padahal itu membantu umur ban kita," terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, CEO Jawa Pos Media Leak Kustiyo, menyambut baik kunjungan Bridgestone Indonesia. Leak bercerita bahwa dirinya belakangan ini merasa sensitif saat melihat ban yang kondisinya sudah botak.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
