
ILUSTRASI. Proses produksi di pabrik Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2), Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang, Jawa Barat. (Dok. ADM)
JawaPos.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) meresmikan pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang, Jawa Barat pada Kamis (27/2). Total pabrik ini memiliki luas lebih dari 26 hektar.
Pabrik ini juga dibangun untuk memenuhi kebutuhan pelanggan pada pasar otomotif domestik dan global yang terus berkembang.
Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga mencapai 140.000 unit per tahun dengan 3 fasilitas utama, yaitu Body (Bodi), Painting (Pengecatan), dan Assembling (Perakitan). Ketiganya terintegrasi dan menggunakan teknologi terkini dengan menerapkan konsep inovatif E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact).
Tak hanya itu, pabrik ini juga mendukung program pengurangan emisi karbon (carbon neutral) yang diwujudkan dengan pengemplementasian panel surya sebesar 3 Megawatt sebagai sumber daya listrik terbarukan, proses produksi yang lebih optimal, serta utilisasi peningkatan teknologi robotik yang bisa menghasilkan sebuah produk berkualitas tinggi.
JawaPos.com mendapat kesempatan langsung berkunjung ke pabrik ini untuk melihat proses pembuatan mobilnya. Lantas, bagaimana proses produksi mobil pada pabrik ini?
Lempengan Mobil Dicetak pada Press Shop
Tahapan pembuatan mobil pada pabrik ini diawali dari Press Shop, yang mana lempengan besi dicetak dengan mesin cetak ribuan ton untuk membuat setiap bagian dari potongan bodi mobil.
Selanjutnya, pada fasilitas Body, setiap potongan tadi disatukan menjadi satu bagian utuh mobil dengan menggunakan teknologi robotik terkini dengan utilisasi hingga 98 persen. Alhasil mobil yang dihasilkan merupakan produk berkualitas tinggi dengan tingkat presisi yang sempurna, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi karyawan.
Proses produksi di pabrik Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2), Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang, Jawa Barat. (Dok. ADM)
Mesin Mobil Dibuat pada Casting Shop
Berbarengan dengan itu, mesin mobil juga dibuat pada Casting Shop di mana blok mesin dibuat dari alumunium cair yang dicetak dengan mesin yang memiliki teknologi tinggi, tingkat presisinya pun sempurna.
Setelahnya, blok mesin yang sudah jadi dan telah dilakukan tes kualitas, dibawa ke Engine Shop untuk dirakit menjadi mesin mobil yang siap digunakan.
Bodi Mobil Dilakukan Pengecatan di Painting Shop
Tahap selanjutnya, pada fasilitas Painting Shop, dilakukan proses pengecatan dilakukan pada bodi mobil dengan mencelupkan cairan cat dasar untuk membuat besi tahan karat dan memperkuat cat luar. Menggunakan teknologi robotik, pengecatan cat luar kembali dilakukan untuk menghasilkan bodi mobil agar mengkilap sempurna.
Proses pengecatan di KAP 2 ini diklaim lebih modern dan ramah lingkungan karena bisa menghilangkan polusi terhadap penggunaan air dan mampu mengurangi emisi karbon hingga lebih dari 1.400 ton per-tahun (tCO2/Year).

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
