
Seorang anak kecil terjatuh dari dalam bus bertuliskan Mabes AD ketika tengah melaju kencang di ruas Tol JORR Joglo Ciledug-Veteran Bintaro, Senin (30/6). (Threads @eni.santoso72)
JawaPos.com - Insiden seorang bocah jatuh dari bus yang tengah melaju di Tol JORR, Jakarta, baru-baru ini menyita perhatian publik. Rekaman dari kamera dashcam memperlihatkan detik-detik saat pintu belakang bus yang diduga merupakan pintu darurat terbuka. Ketika itu seorang anak kecil terjatuh dari dalam kendaraan.
Video itu sontak viral dan menimbulkan satu pertanyaan penting, apakah pintu darurat pada bus di Indonesia benar-benar aman atau ada kelalaian dari kru bus yang bertugas.
Dirangkum dari berbagai sumber, secara teknis pintu darurat adalah fitur wajib pada kendaraan angkutan umum, terutama bus. Pintu darurat merupakan jalur evakuasi alternatif dalam kondisi darurat, seperti kecelakaan, kebakaran, atau situasi lain. Pintu darurat itu digunakan ketika pintu utama tidak berfungsi.
Umumnya posisi pintu darurat di sisi kanan bagian belakang bus dan dilengkapi sistem pengunci yang hanya bisa dibuka dari dalam. Pintu darurat dibuka menggunakan tuas khusus dan biasanya membutuhkan tenaga ekstra atau bahkan memecahkan segel pelindung.
Namun, dalam praktiknya tak sedikit operator bus yang memperlakukan pintu darurat hanya sebagai formalitas. Bahkan lebih parah ada yang mengubah fungsinya menjadi pintu akses biasa karena alasan efisiensi naik-turun penumpang.
Di sinilah celah keamanan mulai terbuka atau dalam banyak temuan, seperti di area parkir bus wisata, sering pintu darurat ini dibuka untuk keperluan awak bus merokok saat sedang beristirahat.
Dalam kasus anak yang terjatuh di Tol JORR, dugaan sementara mengarah pada pintu darurat yang tidak terkunci atau rusak, sehingga terbuka secara tak sengaja saat bus tengah melaju.
Markas Besar TNI AD (Mabesad) pun sudah buka suara. Mabesad mengakui bus yang digunakan oleh anak tersebut milik TNI AD. Saat itu bus tersebut tengah digunakan oleh keluarga prajurit untuk takziah ke wilayah Bogor, Jawa Barat (Jabar).
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyampaikan, setelah bocah tersebut jatuh dari bus, sopir bus langsung meminggirkan kendaraan.
Kemudian memastikan kondisi anak yang jatuh ke jalan tol itu baik-baik saja. Dia mengatakan, anak tersebut dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka berat.
Menurut laporan yang diterima oleh Mabesad, anak tersebut memang cukup aktif. Dia duduk di kursi belakang dekat dengan pintu darurat.
Karena tidak mengetahui prosedur keamanan dan fungsi pintu darurat itu, anak tersebut secara tidak sengaja terlempar dari pintu darurat yang tiba-tiba terbuka. Dia jatuh ke jalan tol sebagaimana rekaman video yang beredar luas.
Namun pertanyaan mengapa pintu darurat bisa terbuka dengan mudah masih belum terjawab. Mengapa pintu itu bisa terbuka saat tidak ada keadaan darurat?
Hal ini mengindikasikan potensi cacat sistem keamanan, baik dari sisi teknis (mekanisme pengunci) maupun dari kelalaian kru dan operator dalam menjaga prosedur standar keselamatan.
Padahal, dalam desain ideal, pintu darurat harus sulit dibuka tanpa disengaja, beberapa bahkan dirancang hanya bisa dibuka setelah melalui prosedur pemecahan kaca atau tarikan tuas keras.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
