alexametrics

Airlangga Klaim Daya Saing Rendah karena 43.600 Regulasi

6 Oktober 2020, 10:29:50 WIB

JawaPos.com – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, ada 43.600 regulasi yang membuat daya saing Indonesia lemah dan dirapikan melalui omnibus law. ’’Sebelum pandemi Covid-19, ada sekitar 43.600 regulasi, daya saing kita tertinggal di ASEAN,’’ ujarnya dalam rapat paripurna.

Terkait dengan aspek ketenagakerjaan, dia menyebut ada program perlindungan kepada masyarakat, baik yang bekerja maupun yang tidak bekerja. Juga angkatan kerja yang belum mendapatkan perlindungan, baik UMKM maupun koperasi.

Ketum Partai Golkar itu menyebutkan, pandemi Covid-19 tidak hanya memberikan dampak besar terhadap perekonomian, tetapi juga membutuhkan skema perlindungan baru. Perlindungan itu berupa program jaminan kehilangan pekerjaan yang memberikan manfaat, yakni cash benefit atau uang tunai dan pelatihan untuk upskilling maupun reskilling serta akses informasi pasar tenaga kerja.

’’Dengan demikian, pekerja atau buruh yang mengalami PHK tetap terlindungi dalam jangka waktu tertentu sambil mencari pekerjaan baru yang lebih sesuai,’’ tegasnya.

Baca juga: AHY: UU Ciptaker Ciptakan Masalah Baru

Airlangga juga menyatakan bahwa UU tersebut tidak akan menghilangkan hak cuti pekerja. Dia juga memastikan, perlindungan pekerja dalam UU omnibus law akan lebih mengakomodasi insentif dan hak para pekerja.

Bukan hanya itu, dia juga memastikan bahwa kehadiran UU tersebut menambah jaminan bagi pekerja. Di antaranya, jaminan kehilangan pekerjaan atau JKP. ’’Ini pun tidak menghilangkan manfaat jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan pensiun. Tanpa membebani iuran ke pekerja dan pengusaha,’’ imbuh dia.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Ilham Safutra

Reporter : deb/dee/wan/mia/syn/idr/c19/c7/oni

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads