
Photo
JawaPos.com - Arus kendaraan pemudik jelang hari raya Lebaran mulai terasa di akses jalan tol Jakarta menuju Cikampek pada Rabu (29/5) ini. Pada H-7 menuju Idul Fitri 1440 H ini, kepadatan kendaraan yang menggunakan akses tol tersebut mulai ada peningkatan.
Berdasarkan pengamatan JawaPos.com di jalan tol Jakarta-Cikampek, kendaraan yang masuk ke akses tol tersebut terlihat ramai lancar. Pada pagi tadi, kemacetan justru mulai terasa sejak berada di tol dalam kota menuju arah tol Jakarta-Cikampek.
Kemudian kepadatan kendaraan terus mengular sampai masuk ke Jalan tol Jakarta-Cikampek pada KM 15. Mayoritas kendaraan saat ini masih didominasi oleh jenis minibus dan bus besar. Kendaraan tersebut juga tampak menempatkan koper atau perlangkapan mudik di atas kap kendaraan.
Tak hanya itu, beberapa kendaraan yang singgah di tempat peristirahatan (Rest Area) juga terlihat adanya kepadatan. Di rest area KM 57, kendaraan yang ingin masuk ke rest area sempat mengantri. Namun, antrian tersebut tidak sampai terjadi penumpukan kendaraan.
Salah satu pemudik, Heri Hermawan, 48, yang hendak mudik menuju Cimahi, Jawa Barat mengatakan, arus mudik pada hari ini dinilainya cenderung lancar. Berbeda jika dia beserta dan satu anaknya memilih waktu yang justru berdekatan dengan puncak arus mudik. Waktu tempuh yang dilaluinya bisa jadi akan bertambah.
"Makanya saya sengaja ngambil cuti sebelum orang-orang pada libur nasional," katanya ketika ditemui JawaPos.com di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat, Rabu (29/5).
Pria yang berdomisili di Bangka Belitung tersebut menuturkan, berencana melakukan perjalanan santai ke tempat tujuan. Dia bersama keluarga berencana untuk tidak terburu-buru untuk sampai rumah orang tuanya tersebut.
"Lagipula kan kita ngambil waktunya duluan, jadi santai aja. Keluarga besar juga kayaknya belum ada yang sampai juga di sana (rumah orang tua)," pungkasnya.
Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk cabang Jakarta-Cikampek mencatat akan ada kenaikan jumlah kendaraan pada puncak arus mudik di hari raya lebaran 2019. Diperkirakan puncak arus mudik akan jatuh pada 31 Mei 2019 atau H-5.
Pada puncak arus mudik, Jasa Marga telah memprediksi ada sekitar 77 ribu kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama. Angka tersebut 181 persen lebih besar jika dibandingkan lalu lintas harian (LHR) normal yang hanya 27 ribu.
Bahkan dengan adanya kebijakan one way yang terjadwal dan diinformasikan kepada masyarakat, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memprediksi lalin puncak mudik dapat meningkat hingga mencapai 90 ribu kendaraan. Karena itu, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
