
angkapan layar peta guncangan gempa dangkal bermagnitudo 3,0 yang terjadi di darat delapan km timur Palu, Sulawesi Tengah pada Kamis (26/5/2022) pukul 23.55 WIB. ANTARA/ Zubi Mahrofi
JawaPos.com - Gempa dangkal dengan magnitudo 3,0 dan kedalaman tujuh kilometer mengguncang Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis pukul 23.55 WIB, sebut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Mengutip laman BMKG di Jakarta, Jumat dini hari, pusat gempa berada di darat delapan kilometer timur Palu, tepatnya di titik koordinat 0,91 Lintang Selatan (LS) dan 119,94 Bujur Timur (BT).
Gempa bumi itu dirasakan dengan tingkat getaran skala II-III Modified Mercalli Intensity (MMI) di Palu dan Sigi. Skala MMI merupakan salah satu satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi, terutama jika tidak terdapat peralatan seismometer di tempat kejadian.
Dalam skala II, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sedangkan, skala III, getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Skala IV, gempa dirasakan banyak orang di dalam rumah, di luar rumah serta ditandai antara lain jendela atau pintu berderik dan dan dinding berbunyi. Pada skala V, getaran dirasakan hampir semua orang ditandai dengan barang terpelanting, serta tiang dan barang besar bergoyang. (*)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
