Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2026 | 19.36 WIB

Poltracking Sarankan MBG Fokus Daerah 3T agar Lebih Berdampak

Pembagian makan bergizi gratis (MBG) untuk kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD) di sebuah posyadu di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat, Selasa (13/7/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pembagian makan bergizi gratis (MBG) untuk kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD) di sebuah posyadu di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat, Selasa (13/7/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah disarankan untuk memfokuskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T). Fokus seperti itu hasilnya akan lebih berdampak.

MenurutDirektur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda, fokus MBG di wilayah 3T mampu menjawab keresahan publik atas program andalan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Berdasarkan berbagai catatan, MBG perlu diarahkan menjadi program khusus yang diprioritaskan secara ketat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” kata Hanta dalam paparannya bertajuk Membaca Tren Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran yang disiarkan dari YouTube Poltracking TV, Senin (31/8).

Hanta menegaskan, wilayah 3T benar-benar perlu akan perhatian yang besar terkait gizi dan tumbuh kembang anak. Jika MBG disalurkan kepada daerah 3T, maka peningkatan kesejahteraan di wilayah itu akan membaik. 

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda.(Tangkapan Layar Youtube)

“Artinya MBG perlu difokuskan pada wilayah 3T yang paling membutuhkan iintervensi gizi,” sambungnya. 

Di samping itu, Poltracking juga memberikan rekomendasi bila mengonversi skema MBG menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Hal itu lebih rasional karena masih banyak persoalan dalam implementasi dan realisasi program MBG. 

“Selain itu, opsi mengonversi skema MBG menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) berdasarkan data terpadu menjadi lebih rasional karena masih banyak persoalan dalam implementasi dan realisasi program MBG sejauh ini,” tuturnya. 

Dia meyakini penyederhanaan MBG menjadi BLT bisa menjadi bantalan sosial yang relatif lebih aman. Terlebih, BLT lebih mudah diawasi dalam rangka merealisasikan pemenuhan gizi siswa dan anak-anak Indonesia. 

Editor: Ilham Safutra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore