
Pembagian makan bergizi gratis (MBG) untuk kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD) di sebuah posyadu di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat, Selasa (13/7/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah disarankan untuk memfokuskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T). Fokus seperti itu hasilnya akan lebih berdampak.
MenurutDirektur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda, fokus MBG di wilayah 3T mampu menjawab keresahan publik atas program andalan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Berdasarkan berbagai catatan, MBG perlu diarahkan menjadi program khusus yang diprioritaskan secara ketat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” kata Hanta dalam paparannya bertajuk Membaca Tren Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran yang disiarkan dari YouTube Poltracking TV, Senin (31/8).
Hanta menegaskan, wilayah 3T benar-benar perlu akan perhatian yang besar terkait gizi dan tumbuh kembang anak. Jika MBG disalurkan kepada daerah 3T, maka peningkatan kesejahteraan di wilayah itu akan membaik.
Baca Juga:Viral! Kadisdik Kalteng Ogah Liburkan Sekolah saat Karhutla Demi Dapur MBG dan Kantin Tetap Ngebul
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda.(Tangkapan Layar Youtube)
“Artinya MBG perlu difokuskan pada wilayah 3T yang paling membutuhkan iintervensi gizi,” sambungnya.
Di samping itu, Poltracking juga memberikan rekomendasi bila mengonversi skema MBG menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Hal itu lebih rasional karena masih banyak persoalan dalam implementasi dan realisasi program MBG.
“Selain itu, opsi mengonversi skema MBG menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) berdasarkan data terpadu menjadi lebih rasional karena masih banyak persoalan dalam implementasi dan realisasi program MBG sejauh ini,” tuturnya.
Dia meyakini penyederhanaan MBG menjadi BLT bisa menjadi bantalan sosial yang relatif lebih aman. Terlebih, BLT lebih mudah diawasi dalam rangka merealisasikan pemenuhan gizi siswa dan anak-anak Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022