Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Maret 2026, 22.39 WIB

Terlibat Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, 4 Prajurit TNI Ditahan di Rutan Super Maximum Security Pomdam Jaya 

Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI sudah menerima 4 prajurit dari Detasemen Markas (Denma) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI pada Rabu (18/3). Mereka diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Saat ini keempat prajurit tersebut sudah ditahan.

Meski belum berstatus sebagai tersangka, penahanan dilakukan terhadap 4 prajurit tersebut sebagai bagian dari upaya pendalaman yang dilakukan oleh Puspom TNI. Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto menyatakan bahwa 4 prajurit itu kini ditahan di rumah tahanan (rutan) milik TNI AD.

”Sudah kami lakukan pemeriksaan di Puspom TNI dan nanti untuk terkait tempat penahanannya, kami akan melakukan penahanan (untuk) dititipkan di Pomdam Jaya, di sana ada tahanan Super Maximum Security, nanti akan kami titipkan di sana,” kata Yusri kepada awak media pada Rabu (18/3).

Jenderal bintang dua TNI AD itu menyatakan bahwa 4 terduga pelaku yang kini bertugas di Denma BAIS TNI itu berasal dari dua matra berbeda. Yakni TNI AL dan TNI AU. Para terduga pelaku masing-masing berpangkat perwira pertama dan bintara.

Secara lebih terperinci, Yusri membeberkan inisial dan pangkat masing-masing terduga pelaku. Yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Berkaitan dengan motif dan peran masing-masing terduga pelaku menyerang Andrie Yunus, sampai saat ini Puspom TNI masih melakukan pendalaman.

”Jadi, kita juga masih mendalami apa motifnya dari 4 yang diduga pelaku tadi. Kemudian yang kedua tadi masalah motif, motivasi juga sama. Jadi, kami mohon bersabar,” ungkap Yusri.

Sebelumnya diberitakan bahwa aksi kekerasan terhadap aktivis kembali terjadi. Kali ini menimpa Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Dia menjadi korban penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang tidak dikenal pada Kamis tengah malam (12/3).

Akibat serangan itu, Andrie mengalami luka bakar serius. Dokter RSCM menyatakan bahwa Adrie mengalami luka bakar 24 persen. Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyampaikan bahwa luka bakar yang dialami oleh Andrie nyaris di sekujur tubuh.

”Terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” kata dia dalam keterangan resmi pada Jumat (13/3).

Dimas mengungkapkan bahwa serangan terhadap Andrie terjadi setelah dia melakukan siniar atau podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus). Podcast tersebut bertajuk Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia.

”Pasca peristiwa tersebut, Andrie Yunus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen,” ungkap dia.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore