Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 02.48 WIB

Polda Metro Jaya Bantu Tangani Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS: Terduga Pelaku Dua Orang

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan keterangan kepada awak media terkait peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan keterangan kepada awak media terkait peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus ditangani oleh Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus).

Namun, Polda Metro Jaya dan Mabes Polri turut memberi atensi dan membantu penyelidikan dan penyidikan kasus itu.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Budi Hermanto menyampaikan bahwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB tersebut, polisi mendapati dua orang terduga pelaku.

Dia memastikan, informasi yang bersumber dari rekaman CCTV itu akan terus didalami oleh penyidik.

”Kalau informasi awal ada dua orang ya yang patut diduga (sebagai pelaku), tetapi ini masih kami dalami. Kami sekarang mengedepankan pemulihan dulu kepada korban,” kata dia kepada awak media pada Jumat (13/3).

Usai terkena air keras, Andrie mengalami luka bakar cukup serius. Dokter menyebut luka bakar itu mencapai 24 persen.

Dari informasi yang diperoleh Polda Metro Jaya, korban mengalami pengelupasan kulit pada bagian tangan, badan, serta wajah. Untuk itu, korban butuh penanganan intensif.

”Kami fokus terhadap penanganan medis bagi korban (terlebih) dahulu. Karena, kondisi sekarang korban juga belum bisa memberikan keterangan yang banyak kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Sejalan dengan penanganan medis, polisi berusaha menggali keterangan dari saksi-saksi dan lokasi kejadian.

Termasuk mengumpulkan barang bukti yang bisa diambil. Salah satunya dengan menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi penyiraman air keras.

”Pasti itu akan disisir, itu sudah merupakan suatu teknik yang dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian,” ucap Budi.

Polda Metro Jaya Kecam Tindakan Pelaku

Atas peristiwa tersebut, perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu menyampaikan kecaman.

Tindak kekerasan tersebut sama sekali tidak dibenarkan. Untuk itu, mereka berjanji akan bekerja keras mengungkap pelaku penyiraman air keras tersebut.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore