
Antrean Antusias warga saat dilaksanakannya vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selasa (22/6/2021). Tingginya lonjakan penularan virus Covid19 mendesk Pemerintah mempercepat pemberiaan vaksin serta pemberlakuan ke
JawaPos.com - Pemerintah mempermudah akses vaksinasi Covid-19. Kini, masyarakat bisa mendapatkan vaksin sesuai domisili meski tidak ber-KTP setempat. Cara itu menjadi upaya percepatan untuk mencapai target satu juta vaksinasi setiap hari. Hingga kemarin (25/6), baru 552.594 orang yang mendapat suntikan vaksin pertama dan ada 142.834 penerima vaksin kedua.
Perluasan pos pelayanan serta penghapusan syarat KTP domisili itu diatur dalam Surat Edaran No HK.02.02/I/1669/2021 yang ditandangani Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rondonuwu.
Surat ditujukan untuk direktur RS vertikal, Sekretariat Badan PPSDM Kesehatan, direktur Poltekes, dan kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
Kemenkes juga tengah mengkaji penggunaan vaksin untuk anak atau yang berusia di bawah 18 tahun. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan, pihaknya tengah melakukan penelitian bagaimana Covid-19 menyerang usia muda. Pada data internasional, 99 persen usia 18 tahun ke bawah yang terkena Covid-19 sembuh. ’’Kami sedang mengkaji vaksin mana yang sudah memiliki emergency use authorization (EUA) untuk usia muda,” bebernya.
Ada dua vaksin yang sedang diamati, yakni Sinovac dan Pfizer. Vaksin Sinovac bisa digunakan untuk mereka yang berusia 3 sampai 17 tahun. Sedangkan Pfizer sudah mendapat EUA untuk mereka yang berusia 12 sampai 17 tahun.
Kemenkes sudah bicara dengan ITAGI. Itu dilakukan sebagai langkah kehati-hatian untuk memberikan vaksin kepada remaja. ’’Kita sedang melakukan studi di negara lain seperti apa untuk pemberian vaksin kepada usia di bawah 18 tahun,” terangnya.
Sementara itu, Ketua IDI Kudus dr Ahmad Syaifuddin MKes mengatakan, wilayahnya mendapatkan vaksin cukup banyak. Itu menyusul terjadinya lonjakan kasus di Kudus. ’’Sampai kemarin (Kamis, 24/6, Red), dari target 660 ribuan, dosis satu sudah 85.500,” ungkapnya.
Baca juga: Pasien Membeludak, Rumah Sakit Ubah IGD Jadi Ruang Isolasi
Vaksinasi terus digenjot. Pada akhir pekan, jumlah yang divaksin lebih banyak. Kesadaran masyarakat tampak meningkat. Pemberi kerja juga mendukung. ’’Setiap hari ditargetkan 4.000 dan ditambah dengan yang rutin menggelar vaksinasi, besok (hari ini, Red) bisa sampai 10.000,” ucapnya. Yang menjadi kendala adalah usia lansia.
Sementara itu, Ketua IDI Jawa Barat dr Eka Mulyana SpOT mengatakan, sosialisasi vaksinasi Covid-19 yang tidak memberlakukan syarat KTP domisili sudah dilakukan. ’’Usulan kami, juga diberikan booster (penguat) untuk nakes karena sekarang berisiko,” katanya.
Di sisi lain, upaya pengembangan vaksin Covid-19 terus dipacu melalui berbagai skema. Salah satunya, kerja sama antara PT Kalbe Farma dan Genexine, Korea Selatan. Rencananya, vaksin akan memasuki uji klinis tahap II dan III dalam waktu dekat.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi setelah pertemuan bilateral dengan Menlu Chung Eui-yong di Jakarta kemarin mengatakan, di masa sulit selama pandemi Covid-19, penting bagi kedua negara untuk meningkatkan kerja sama kesehatan. Mulai pengadaan APD, peralatan diagnostik, hingga obat-obatan. Termasuk kerja sama yang sudah berlangsung seperti pengembangan vaksin PT Kalbe Farma dan Genexine.
Rencananya, uji klinis tahap II dan III di Jakarta dan Jawa Tengah dilakukan pada Juli 2021. ”Jika semua tahapan terlewati dengan baik, diharapkan vaksin akan tersedia akhir 2021,” ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022