Keluarga Presiden RI ke-2 Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana dan Titiek Soeharto memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Kebangsaan di Ruang Delegasi, Gedung Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Sabtu (28/9/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto, turut mendapat sorotan dari media asing. Adapun penganugerahan tersebut dilakukan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11). Selain Soeharto, ada 9 tokoh lain yang mendapat gelar pahlawan nasional.
Media asal Inggris, The Guardian, memberikan kritik bahwa penganugerahan ini memperdalam kekhawatiran akan kebangkitan rezim Soeharto. Menurut mereka, rezim ini ditandai dengan korupsi yang merajalela, penyensoran, dan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia massal.
“Indonesia telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada mantan pemimpin otoriter Soeharto, sebuah langkah yang memicu tuduhan revisionisme sejarah di negara demokrasi terbesar ketiga di dunia,” tulis The Guardian pada artikel “Fury as Indonesia declares late authoritarian ruler Suharto a national hero.”
Sementara itu, Reuters juga turut menyoroti penganugerahan ini dengan menganggapnya sebagai langkah kontroversial yang dikecam para aktivis. “Soeharto dipaksa mundur selama krisis keuangan Asia tahun 1998 di tengah protes massa dan kerusuhan mematikan terhadap 32 tahun kekuasaannya atas negara kepulauan yang luas dan kaya sumber daya alam tersebut,” tulis Reuters.
Sebagai informasi, pemerintah Indonesia resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Jenderal Besar TNI (Purn) H. M. Soeharto. Hal itu secara resmi dilakukan dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11).
Penganugerahan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116 TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
“Nomor urut 2, almarhum H. Jenderal Besar TNI M. Soeharto, tokoh dari Provinsi Jawa Tengah,” kata Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Kosasih saat membacakan keputusan tersebut.
Gelar pahlawan nasional untuk Soeharto diterima oleh ahli warisnya, yaitu Siti Hardijanti Hastuti Rukmana (Tutut Soeharto) dan Bambang Trihatmodjo.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
