
Petugas mengarahkan kendaraan roda empat untuk memasuki Gate Toll Fatmawati 2, Jakarta, Senin (15/09/2025). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba penggunaan satu lajur paling kiri di Gerbang Tol Fatmawati 2 secara gratis untuk mengurai kemace
JawaPos.com - Fenomena "Stop Tot Tot Wuk Wuk" tengah viral dan menjadi perbincangan warganet pada sejumlah media sosial. Ternyata, “Stop Tot Tot Wuk Wuk” merupakan gerakan yang berbentuk kritik masyarakat terhadap penggunaan sirine dan strobo untuk kepentingan pribadi.
Kritik ini tentunya bukan tanpa sebab. Pasalnya, sirine dan strobo seringkali dianggap mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lain.
Sebagai bentuk protes terhadap arogansi ini, beberapa pengendara bahkan memasang stiker dengan tulisan "Stop Tot Tot Wuk Wuk" di mobil mereka, menjadikan slogan tersebut sebuah simbol perlawanan terhadap perilaku tidak etis di jalanan.
Ditegaskan pula, sirine dan strobo seharusnya diprioritaskan hanya untuk kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran (damkar). Sebab, kedua kendaraan tersebut memang memiliki hak istimewa secara hukum untuk melintas lantaran menyangkut nyawa dan keselamatan publik.
Adapun fenomena ini sering terlihat di kota-kota besar, mengacu pada rombongan atau kendaraan perorangan yang menyalahgunakan alat prioritas seolah-olah sedang dalam keadaan darurat, padahal tidak ada dasar hukum yang membenarkan penggunaannya.
Salah satu gerakan yang tampak terlihat di media sosial tampak diunggah oleh akun Instagram @progresip_. "Stop Tot Tot Wuk Wuk di Jalan. Ingat, cuman kendaraan darurat dan tertentu yang berhak pakai sirine/strobo. Selain itu? melanggar hukum," bunyi caption.
Hingga berita ini ditulis, unggahan ini pun meraup sekitar 109 ribu suka, 26 ribu repost, dan 4 ribu komentar.
Hal ini pun memantik komentar netizen. Salah satunya @pasif**** yang menceritakan pengalamannya terhadap fenomena penggunaan sirine dan strobo ini.
"Pernah sih di lampu merah ring 1 karena presiden mau masuk istana, lampu merah udah dijaga sampai hampir 20 menit nggak boleh lewat. Buset 20 menit pekerja sama 20 menit pejabat," katanya.
Seruan dukungan untuk gerakan ini juga datang dari netizen lain yakni @dika_happy**. "Mobil presiden ok kasih jalan. Ambulance dan Damkar kasih jalan. Selain ini, jangan kasih jalan/minggir!," tulis dia.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
