
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho. (Korlantas Polri).
JawaPos.com - Kebijakan tata kelola lalu lintas yang dibuat oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho mendapat pengakuan publik. Dia pun mendapat penghargaan sebagai "Pembaharu Tata Kelola Keselamatan Lalu Lintas" karena dianggap berdedikasi dan inovasi dalam menciptakan sistem pengelolaan keselamatan berlalu lintas yang lebih modern, inklusif, dan berdampak nyata.
Kebijakan Agus dinilai mampu membawa perubahan signifikan, terutama dalam upaya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia.
“Kami ingin menempatkan keselamatan sebagai inti dari setiap kebijakan lalu lintas. Ini bukan hanya soal angka statistik, tapi tentang menyelamatkan nyawa manusia di jalan raya,” kata Agus, Kamis (24/7).
Dalam enam bulan terakhir, Korlantas Polri mencatat penurunan angka kecelakaan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Keberhasilan dipengaruhi oleh pendekatan sistematis yang dilakukan antara lain penguatan basis data kecelakaan lalu lintas secara nasional, untuk pemetaan titik rawan dan analisa penyebab kecelakaan.
Pengembangan teknologi digital, seperti perluasan sistem tilang elektronik (ETLE) yang tidak hanya menindak, tapi juga menjadi alat deteksi dan pencegahan pelanggaran lalu lintas.
Revitalisasi program edukasi keselamatan, termasuk kampanye Polantas Menyapa, pelibatan komunitas otomotif, dan sinergi dengan sekolah-sekolah serta berbagai pihak terkait.
Pendekatan kolaboratif lintas sektor, yang melibatkan akademisi, lembaga pemerintah, media, serta masyarakat dalam penyusunan dan implementasi kebijakan keselamatan jalan.
Agus juga menekankan pentingnya perubahan budaya dan paradigma dalam berkendara. “Keselamatan di jalan bukan semata tanggung jawab aparat, tapi komitmen bersama seluruh elemen bangsa,” jelasnya.
Penghargaan ini semakin memperkuat komitmen Korlantas Polri untuk terus membangun sistem lalu lintas yang tidak hanya tertib, tetapi juga berkeadaban. Polantas diarahkan untuk semakin humanis, profesional, dan menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan jalan raya yang aman, nyaman, dan selamat bagi semua pengguna.
“Tugas kita belum selesai. Target ke depan adalah menurunkan angka kecelakaan hingga 50 persen, dan mewujudkan zero accident melalui kerja keras, inovasi, serta keterlibatan semua pihak,” pungkasnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
