Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 April 2021 | 05.59 WIB

KSAL Duga Karamnya KRI Nanggala-402 Disebabkan Faktor Alam

KRI Nanggala 402 yang tenggelam di kedalaman 838 meter terpecah menjadi tiga bagian besar. (TNI AL for JawaPos.com) - Image

KRI Nanggala 402 yang tenggelam di kedalaman 838 meter terpecah menjadi tiga bagian besar. (TNI AL for JawaPos.com)

JawaPos.com - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menduga, tenggelamnya KRI Nanggala-402 hingga 838 meter ke dasar laut bukan disebabkan human error. Tetapi faktor alam lah yang diduga menyebabkan karamnya kapal selam yang membawa 53 prajurit TNI AL tersebut.

"Tentunya saya berkeyakinan ini bukan human error, tapi lebih kepada faktor alam," kata Yudo dalam konferensi pers di Badung, Bali, Minggu (25/4).

Yudo memastikan, KRI Nanggala-402 sudah sesuai prosedur saat melakukan proses penyelaman. Bahkan, dinas kelayakan angkatan laut telah memastikan KRI Nanggala-402 layak untuk berlayar. "Kapal ini layak berlayar. Sehingga kita proyeksikan untuk melaksanakan latihan penembakan torpedo kepala latihan maupun kepala perang," ujar Yudo.

Yudo mengungkapkan, pihaknya  akan melakukan investigasi terkait tenggelamnya KRI Nanggala-402. Hal itu untuk mengetahui apa penyebab sebenarnya tenggelamnya kapal selam tersebut. "Kita masih punya kapal selam yang sejenis, KRI Cakra dan juga kapal lainnya. Ini menjadi harapan kita dengan investigasi tidak terjadi kejadian seperti ini di masa yang akan datang," harap Yudo.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO), organisasi koordinasi internasional untuk operasi penyelamatan kapal selam terkait langkah evakuasi KRI Nanggala 402.  Tim evakuasi telah menemukan bagian kapal selam KRI Nanggala-402 di kedalaman 838 meter.

"Rekan-rekan media sekalian, selanjutnya Pemerintah Indonesia akan berkoordinasi dengan ISMERLO, International Submarine Escape and Rescue Liasion Office untuk mengupayakan langkah selanjutny," ucap Hadi.

Menurut dia, kerja sama internasional diperlukan untuk mengevakuasi KRI Nanggala 402. Tak bisa dimungkiri, proses evakuasi KRI Nanggala sangat sulit, karena berada pada kedalaman lebih dari 800 meter. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=Qi0XvADuyAU

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore