
SEPI: Sehari sebelum penutupan, Selasa (17/3), objek wisata Penglipuran sudah sepi kunjungan. (I Made Mertawan/Bali Express)
JawaPos.com – Rencana work from Bali yang digagas Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) menuai pro-kontra. Meski rencana itu diklaim telah melewati kajian dan memiliki misi menggairahkan perekonomian Bali.
Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo R.M. Manuhutu menyatakan, program yang menyasar kalangan pegawai negeri sipil (PNS) sebagai prioritas itu diharapkan membuat perekonomian Bali kembali bergairah setelah terkontraksi parah akibat pandemi Covid-19 sepanjang 2020. "Pendapatan Bali bertumpu pada sektor pariwisata. Penutupan akses untuk wisatawan asing dan pembatasan sosial membuat omzet industri hotel, kuliner, hingga transportasi terpukul," ujarnya kemarin (22/5).
Baca juga: Luhut Ajak 7 Kementerian di Bawah Kemenko Marves Work from Bali
Bali mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi yang cukup dalam, yaitu sekitar 9,35 persen. "Triwulan pertama juga masih terkontraksi. Artinya, terjadi penurunan aktivitas ekonomi," tutur Odo.
Sementara itu, ekonom Indef Bhima Yudhistira menilai rencana tersebut tidak sesuai dengan kondisi APBN 2021. Pemerintah masih sulit mengatur defisit APBN yang lebar. "Justru seharusnya perjalanan dinas selayaknya dipangkas," ucapnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
